Menhub Minta Maaf Lampu Jalinsum Padam

id menhub budi dan bakau, arus balik 2017

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi saat meninjau Pelabhan Bakauheni, Minggu (2/7) (FOTO: ANTARA Lampung/Ardiansyah) (FOTO: ANTARA Lampung/Ardiansyah)

...Kami minta maaf atas padam lampu Jalan Lintas Sumatera selama arus mudik dan balik itu, kata Menhub...
Bakauheni, Lampung Selatan (ANTARA Lampung) - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi meminta maaf atas padam lampu untuk penerangan pada Jalan Lintas Sumatera di Provinsi Lampung, terutama ruas jalan menuju Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan selama arus mudik dan balik Lebaran 2017.

"Kami minta maaf atas padam lampu Jalan Lintas Sumatera selama arus mudik dan balik itu," kata Menhub Budi Karya Sumadi, saat meninjau Pelabuhan Bakauheni, Lampung Selatan, Minggu pagi (2/7).

Menhub mengatakan, hal itu akan menjadi bahan evaluasi agar ke depan tidak kembali terjadi hal serupa.

Menurutnya, hari ini akan langsung berkoordinasi dengan kementerian terkait, untuk menanyakan kendalanya dimana.

"Kami akan menjadikan evaluasi dan langsung berkoordinasi dengan stakeholder terkait agar langsung diperbaiki," kata dia lagi.

Berkaitan keluhan pemudik atas kerusakan Jalinsum di Lampung menuju Pelabuhan Bakauheni yang bergelombang, sehingga bisa membayakan pemudik saat melintas, pihaknya menyatakan akan berkoordinasi dengan pihak berwenang soal tersebut.

Menhub juga meminta maaf atas masih beroperasi bus yang tidak layak. Menurutnya, dari hasil pengecekan bus memang masih ada 30 persen kendaraan umum khususnya bus tidak layak jalan.

"Kami juga minta maaf atas masih beroperasi bus tanpa stiker, dari hasil pengecekan bus ada 30 persen tidak layak," kata dia pula.

Pihaknya telah berkoordinasi dengan polri untuk memantau apa bila ada bus tanpa stiker beroperasi bisa dihentikan.

"Kami akan terus melakukan perbaikan, tapi jika masih terjadi hal serupa, kami minta maaf," kata dia.

Namun secara keseluruhan menurut Menhub, pelayanan yang diberikan di Perlabuhan Bakauheni sudah sangat baik.


(ANTARA)


Pewarta :
Editor: Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2017

Komentar