
Mensos: Waspadai Narkoba "Crocodile"

Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Menteri Sosial Hj Khofifah Indar Parawansa mengingatkan warga Lampung untuk mewaspadai kemungkinan peredaran narkoba jenis baru, "crocodile", di daerah ini.
"Narkoba jenis baru ini dampaknya sangat mengkhawatirkan bagi generasi penerus bangsa," kata Mensos, saat kunjungan kerja ke Lampung, di Bandarlampung, Minggu (8/11).
Menurut Khofifah, narkoba jenis "crocodile" ini menyebabkan kerusakan organ tubuh dari tangan, kaki hingga wajah penggunanya.
"Tampilan fisiknya seperti sabu-sabu dan ekstasi, namun jauh lebih berbahaya hingga 8--10 kali lipat ini, sehingga menjadi perhatian dalam rapat kerja kementerian beberapa waktu lalu," ujarnya.
Ia menyebutkan, kematian akibat narkoba di Indonesia saat ini sudah mencapai 40--50 orang setiap harinya.
Khofifah menambahkan, persoalan penyalahgunaan narkoba di Indonesia sudah memasuki kondisi darurat. "Bayangkan, belanja narkoba di Indonesia saat ini mencapai Rp63 triliun, betapa dana yang begitu besar digunakan untuk hal yang tidak bermanfaat," ujar dia.
Ia menyatakan, anggaran sebesar itu kalau dipergunakan untuk membangun sekolah, pondok pesantren hingga pembangunan infrastruktur, akan sangat menunjang kemajuan negeri ini.
Apalagi sasaran edarnya, kata dia, adalah anak-anak sekolah jenjang SMP maupun SMA sederajat, karena harganya jauh lebih murah dibandingkan dengan harga sabu-sabu yang mencapai Rp2,5 juta per gram atau ekstasi Rp350 ribu per butir.
Karena itu, ia mengharapkan agar seluruh elemen masyarakat dapat bersatu-padu untuk melakukan pencegahan terhadap peredaran narkoba di daerah ini.
Dalam kunjungannya ke Lampung itu, Mensos juga memberikan bantuan ekonomi produktif kepada Institusi Penerima Wajib Lapor (IPWL) Sinar Jati Kemiling Bandarlampung sebesar Rp200 juta, untuk pengembangan peternakan kambing etawa.
Mensos juga menghadiri kegiatan Konferwil VII Muslimat NU di Bandarlampung, penyerahan tahap ke tiga penerima manfaat Program Keluarga Harapan, meninjau gudang Bulog, dan menyerahkan paket beras untuk rakyat sejahtera di 14 di Kelurahan Tanjung Agung Tanjungkarang Timur, Bandarlampung.
Pewarta : Agus Setyawan
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
