
Jokowi Sambangi Markas Slank

Jakarta (ANTARA LAMPUNG) - Calon presiden Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, menyambangi markas salah satu grup musik di Indonesia Slank di Jalan Potlot III Nomor 14, Duren Tiga, Jakarta Selatan.
"Saya berkunjung ke markas Slank karena tiga alasan. Pertama, karena Slank gencar kampanye anti-golput. Kedua, Slank konsisten kampanye anti-korupsi. Ketiga, Slank adalah contoh revolusi mental, anak-anak muda produktif," kata Jokowi di markas Slank, Jalan Potlot, Jakarta Selatan, Selasa (27/5).
Saat menggelar pertemuan dengan seluruh personel Slank, Jokowi mengaku mendapatkan banyak sekali masukan, di antaranya mengenai tujuh ide moral untuk Indonesia.
"Banyak sekali masukannya. Ada yang disebut dengan tujuh ide moral Indonesia, yang terdiri dari penerapan sistem birokrasi online terbuka, adili smua yg terlibat persoalan hukum dan Hak Asasi Manusia (HAM) serta penguatan pendidikan moral, adat kesopanan dan pendidikan karakter," ujarnya.
Dia menuturkan, ide moral lainnya, yakni pemberantasan korupsi dan teroris, penerapan lalu lintas keuangan melalui bank, menghormati adat istiadat dengan mengangkat hukum adat setempat serta hukuman maksimal untuk pelaku perbuatan SARA karena merupakan kejahatan kemanusiaan.
"Selain itu, masih ada lagi yang lain, yaitu tujuh ide untuk negara Indonesia, di antaranya termasuk manifesto Slank. Kemudian, ide mengenai revolusi cinta, dan masih banyak lagi masukan-masukan lainnya," kata Jokowi pula.
Dia mengungkapkan, yang dimaksud dengan revolusi cinta tersebut adalah rekomendasi 46 nama yang kemungkinan dapat dilibatkan dalam pemerintahan Jokowi dan Jusuf Kalla.
"Tapi, nama-namanya belum bisa saya sebutkan karena kita belum bahas masalah nama atau daftar menteri. Kerja sama politik kita itu tanpa syarat. Jadi, nanti kalau kita menang, kita buat kriteria, kemudian baru masukkan nama-nama," ungkap Jokowi.
Vokalis Slank Kaka mengatakan, kedatangan Jokowi ke markasnya bertujuan untuk menjalin silaturrahmi sekaligus bertukar pikiran dan ide-ide.
"Kedatangan Jokowi ke Potlot memberikan ide yang mungkin bisa jadi gambaran pemimpin kedepan. Kalau saya pribadi ingin punya pemimpin yang memiliki rasa sayang terhadap rakyatnya dan juga alamnya," ujar Kaka.
Pewarta :
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
