
Alumni PGAN Gelar Seminar Nasional Pendidikan

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Alumni Pendidikan Guru Agama Negeri (PGAN) Tanjungkarang, Bandarlampung, Angkatan 1965--1992 akan menggelar seminar nasional pendidikan dengan menghadirkan sejumlah narasumber diantaranya Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan yang juga merupakan alumni sekolah itu tahun 1982.
"Selain Menhut, sejumlah pembicara dari kalangan akademisi yang juga alumni PGAN dijadwalkan hadir pada acara seminar tersebut," kata Sekretaris Panitia Reuni Akbar dan Temu Alumni PGAN Tanjungkarang Angkatan 1965--1992, Imam Asyrofi, di Bandarlampung, Senin (23/12).
Ia menyebutkan, seminar nasional pendidikan bertema "Pendidikan Karakter Berbasis Agama dan Budaya Dalam Pembangunan SDM di Provinsi Lampung" itu akan berlangsung di Kompleks MAN 2 Tanjungkarang/PGAN Tanjungkarang, Pecoh Raya Garuntang Bandarlampung, pada Rabu (25/12).
Ia menjelaskan, selain Zulkifli Hasan, pembicara dalam seminar nasional pendidikan tersebut, yakni Dekan FKIP Universitas Lampung DR Bujang Rahman, M.Si dan Wakil Rektor IAIN Raden Intan Prof. DR. H. Idham Kholid, MA.
Sebanyak 1.500 hingga 2.000 alumni serta guru PGAN Tanjungkarang angkatan 1965--1992, akan menghadiri kegiatan reuni akbar dan temu alumni tersebut.
"Mereka banyak yang menjadi pejabat daerah bahkan menteri," kata Imam.
Alumni PGAN angkatan 1996--1992 itu lanjutnya, ada yang menjabat di pemerintahan, anggota legislatif maupun dosen. Mereka juga berkiprah di berbagai instansi pemerintahan dan swasta.
Menteri Kehutanan Zulkifli Hasan (alumni 82), Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Lampung Abdurrahman (alumni 83), Wakil Rektor IAIN Raden Intan Prof. DR. H. Idham Kholid, MA (alumni , Dekan FKIP Universitas Lampung DR Bujang Rahman, serta mantan Wali Kota Bandarlampung Edy Sutrisno, merupakan alumni PGAN Tanjungkarang.
"Mereka merupakan alumni angkatan 1972 hingga 1983," kata Imam menambahkan.
Pewarta : Agus Wira Sukarta
Editor:
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
