Logo Header Antaranews Lampung

Bagus ! Harga Komoditas Naik

Senin, 4 Februari 2013 13:16 WIB
Image Print
Petani di Lampung sedang menjemur kopra. Kemarau panjang tahun 2011telah menurunkan produksi buah kelapa dan berpengaruh pada pasokan bahan baku kopra petani setempat. (Foto ANTARA/M.Tohamaksun)

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Harga komoditas unggulan di Bandarlampung pada pertama Februari naik karena pasokannya dari petani setempat agak tersendat, sehubungan musim hujan dan banjir melanda sentra perkebunan di Provinsi Lampung.

Berdasarkan pantauan di sejumlah agen, di Bandarlampung, Senin, harga lada hitam naik menjadi Rp65ribu/kg, sebelumnya Rp55 ribu/kg.

Meningkatnya harga lada hitam karena cuaca buruk yang menyebabkan sebagian besar petani di daerah penghasil utama lada nasional tersebut mengalami gagal panen.

Selain itu, harga lada putih pun mengalami kenaikan dari Rp90ribu/kg menjadi Rp97ribu/kg.

Harga kopra pun mengalami kenaikan dari Rp3.000/kg menjadi Rp5.000/kg.

Produksi kopra berkurang karena banyak petani yang gagal panen buah kelapa, sementara pengeringannya lama karena musim hujan.

Harga kakao saat ini mencapai Rp15 ribu/kg atau naik dibandingkan harganya sebelumnya Rp13 ribu/kg.

Kenaikan ini pun dipicu akibat sulitnya mendapatkan buah kakao bermutu baik.

Selain itu, untuk harga karet saat ini mengalami kenaikan menjadi Rp13 ribu/kg, setelah satu bulan mengalami harga rendah, yakni Rp9.000/kg.

Selanjutnya, untuk komoditas unggulan lainnya masih bertahan seperti biji kopi robusta yakni Rp18.500/kg.

Sama halnya dengan, rumput laut yang saat ini harganya masih bertahan tinggi yakni Rp25.000-Rp28.000/kg.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026