Logo Header Antaranews Lampung

Jokowi-Ahok Unggul

Jumat, 21 September 2012 01:04 WIB
Image Print
Fauzi Bowo melambaikan tangan di Posko Pemenangan Foke-Nara, Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis (20/9). Pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli mengakui keunggulan perolehan suara pasangan Jokowi-Ahok dari hasil sementara quick count. (FOTO: ANTARA/ Dhoni S

Jakarta (ANTARA LAMPUNG) - Pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama atau Jokowi-Ahok unggul pada Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2012 berdasarkan hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga survei.

Berdasarkan hasil hitung cepat Indo Barometer, Kamis (20/9), pasangan Jokowi-Ahok mengantongi 54,24 persen suara, bersaing ketat dengan pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang mengantongi 45,76 persen suara.

Sedangkan dari hasil hitung cepat Lembaga Survei Indonesia, pasangan Jokowi-Ahok mengantongi 53 persen suara. Sedangkan pasangan Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli yang mengantongi 46,25 persen suara.

Susul menyusul perolehan suara terjadi sejak awal hitung cepat yang disiarkan langsung beberapa stasiun televisi swasta itu.

Joko Widodo juga mengaku sudah mendapatkan ucapan selamat dari Fauzi Bowo.

Komisi Pemilihan Umum DKI Jakarta, akan mengumumkan pemenang Pilkada DKI Jakarta putaran kedua pada 28 September 2012.

"Rapat pleno rekapitulasi suara akan dilangsungkan pada 28 hingga 29 September," kata anggota KPU DKI Jakarta Sumarno di Jakarta, Kamis.

Saat ini, kata dia, penghitungan masih dilakukan di tiap TPS, yang kemudian dilanjutkan ke tingkat kelurahan dan kecamatan.

"Baru setelah itu, dilakukan rapat pleno rekapitulasi suara di tingkat kabupaten/kota," tambah dia.

Selanjutnya pasangan calon yang terpilih menjadi gubernur dan wakil gubernur DKI akan ditetapkan dalam rapat pleno KPUD DKI Jakarta pada 3 Oktober 2012.

KPU juga memberikan waktu kepada seluruh pasangan calon dan tim suksesnya untuk menyelesaikan perselisihan melalui Mahkamah Konstitusi (MK) mulai 11 Oktober hingga 30 Oktober 2012.

Setelah itu, KPU Provinsi DKI Jakarta akan menyampaikan putusan MK dan penetapan pasangan calon terpilih kepada DPRD DKI mulai tanggal 31 Oktober hingga 2 November 2012. Penetapan pasangan calon yang terpilih akan diumumkan pada 2 November mendatang.

Calon Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengucapkan terima kasih kepada seluruh warga Jakarta yang telah berpartisipasi memberikan hak suara pada Pilkada DKI Jakarta putaran kedua ini.

"Saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh warga DKI Jakarta atas partisipasi dan dukungannya," kata Joko Widodo di depan ratusan pendukungnya di kantor Tim Kampanye pasangan Joko Widodo-Basuki Tjahaja Purnama, Jalan Borobudur, Jakarta, Kamis sore.

Pernyataannya tersebut disambut yel-yel para pendukungnya yang sebagian besar mengenakan kemeja bermotif kotak-kotak.

Menurut dia, Pilkada DKI Jakarta puataran kedua yang diselenggarakan secara serentak di seluruh wilayah DKI Jakarta pada Kamis, berjalan secara jujur, adil, aman, dan kondusif.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga mengucapkan terima kasih kepada PDI Perjuangan dan Partai Gerindra yang telah mendukungnya.

Ia juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga almarhum mantan Gubernur DKI Jakarta Ali Sadikin yang telah memberikan bantuan fasilitas.

Wali Kota Surakarta ini juga mengucapkan terima kasih kepada komunitas masyarakat bergerak, media massa, serta elemen masyarakiat lainnya yang telah memberikan dukungan.

"Semoga dukungan yang telah diberikan mendapat balasan setimpal dari Allah SWT," katanya.

Pada kesempatan tersebut, Jokowi juga mengingatkan tim pendukungnya untuk tidak mengekspresikan kegemberiaannya dengan cara hura-hura dan berkonvoi di jalan raya.

Hasil hitung cepat yang dilakukan sejumlah lembaga pada Kamis, menurut dia, adalah hasil penghitungan sementara, belum merupakan hasil final.

"Kami masih menunggu hasil penghitungan resmi dan final dari KPU DKI Jakarta," katanya.

Kunjungi JK
Mantan Wakil Presiden RI, M Jusuf Kalla (JK) mengatakan bahwa calon gubernur (cagub) DKI Jakarta, Joko Widodo adalah figur yang diharapkan oleh warga Jakarta.

"Jakarta ini perlu siapa yang dapat mendekatkan dengan warganya," kata JK di kediamannya di Jalan Brawijaya Raya No 6 Jakarta Selatan, Kamis, saat menerima kunjungan Jokowi itu pula.

JK mengatakan bahwa alasan dirinya mendukung Jokowi karena merupakan sosok yang memiliki pengalaman, pengetahuan, dan kemauan.

"Pesan saya supaya Jokowi menjadikan anda lebih aman dan lancar di Jakarta," kata JK.

Sementara itu, Jokowi di tempat yang sama mengatakan kedatangannya ke rumah JK untuk silaturahmi dan banyak belajar.

"Dia senior saya banyak yang dibelajarin, dua hari gak habis diceritain," kata Jokowi.



Pewarta :
Editor: Budisantoso Budiman
COPYRIGHT © ANTARA 2026