Logo Header Antaranews Lampung

Mutu Hasil Perkebunan Lampung Rendah

Senin, 4 Juni 2012 12:42 WIB
Image Print
Kopi Lampung

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - sejumlah pedagang hasil perkebunan di Bandarlampung, Senin, menyebutkan mutu kopi dan komoditas unggulan Lampung lainnya masih rendah pada pekan pertama Juni sehingga harga jualnya pun tetap rendah.

Menurut Adi, salah satu agen komoditas perkebunan setempat, memperkirakan penurunan mutu perkebunan itu berkaitan dengan melemahnya permintaan pasar ekspor atas hasil perkebunan Lampung.

"Permintaan atas hasil perkebunan menjadi turun, karena kualitasnya yang rendah," kata dia.

Ia menyebutkan harga biji kopi robusta masih Rp18.500/kg pada minggu lalu, namun saat ini turun menjadi Rp17.000/kg.

Akibat hujan yang mengguyur Lampung dalam tiga pekan terakhir, pengeringan kopi menjadi terkendala.Karenanya, kadar air biji kopi masih tinggi.

Ia menyebutkan harga kopra sudah jatuh ke angka Rp7.500/kg, padahal minggu
lalu masih berkisar di angka Rp13.500/kg.

Sama halnya dengan kakao, yang harganya turun menjadi Rp19.000/kg, sebelumnya bertahan di angka Rp17.500/kg.

Harga lada hitam pun mengalami penurunan yang cukup signifikan dari
Rp55.000/kg sebelumnya menjadi Rp45.000/kg pada pekan ini.

Harga lada putih naik menjadi Rp90.000/kg, sebelumnya dan saat ini hanya Rp85.000/kg.

Harga karet bertahan Rp7.000/kg, sedang harga jagung pipilan berada di angka Rp3.500/kg. ***2***



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026