
PLN UID Lampung nyalakan listrik di tujuh desa

Tujuh desa tersebut meliputi meliputi Sindang Anom, Sadar Sriwijaya, Air Naningan, Hujung, Desa Sidorejo, Atar Lebar, dan Giri Mulyo
Bandarlampung (ANTARA) - PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung menyalakan listrik di tujuh desa sebagai bagian dari upaya memperluas akses energi dan meningkatkan rasio desa berlistrik (RDB).
"Tujuh desa tersebut meliputi meliputi Sindang Anom, Sadar Sriwijaya, Air Naningan, Hujung, Desa Sidorejo, Atar Lebar, dan Giri Mulyo," kata Manajer Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) PLN UID Lampung I Putu Kesama di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan penyalaan tersebut menjadi langkah nyata PLN dalam menghadirkan layanan kelistrikan yang lebih merata hingga ke wilayah dengan tantangan geografis.
"Kehadiran infrastruktur kelistrikan di desa-desa tersebut diharapkan mampu mendukung aktivitas masyarakat sekaligus meningkatkan kualitas hidup dan produktivitas ekonomi daerah," katanya.
Ia menjelaskan program ini dilaksanakan melalui dukungan anggaran belanja tambahan (ABT) dari Kementerian ESDM yang dialokasikan untuk percepatan pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan.
"Dengan rampungnya pekerjaan di tujuh desa tersebut, PLN UID Lampung berhasil menyelesaikan seluruh target pembangunan yang menjadi bagian dari upaya peningkatan akses dan layanan listrik bagi masyarakat," kata dia.
Putu mengatakan proses pembangunan menghadapi sejumlah tantangan, mulai dari perizinan hingga kondisi medan yang cukup berat.
Namun, berkat dukungan pemerintah daerah, aparat setempat, tokoh masyarakat, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, seluruh pekerjaan dapat diselesaikan sesuai target.
"Untuk mendukung penyalaan listrik tersebut, PLN membangun jaringan tegangan menengah sepanjang 40,44 kilometer sirkuit (kms), jaringan tegangan rendah sepanjang 75,72 kms, serta gardu distribusi dengan total kapasitas 2.300 kVA. Infrastruktur yang dibangun berpotensi melayani hingga 387 pelanggan di wilayah penerima manfaat," kata dia.
Ia mengatakan kehadiran listrik yang andal tidak hanya menghadirkan penerangan, tetapi juga membuka akses yang lebih luas terhadap pendidikan, layanan publik, serta mendorong berkembangnya aktivitas ekonomi dan usaha produktif masyarakat.
"Kami berharap keberadaan listrik dapat menjadi pendorong pertumbuhan dan kesejahteraan masyarakat desa," katanya.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
