Logo Header Antaranews Lampung

Gubernur Lampung: Kebijakan stabilitas harga bantu petani sejahtera

Selasa, 31 Maret 2026 19:03 WIB
Image Print
Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat menghadiri halalbihalal masyarakat Lampung yang dalam perantauan. ANTARA/HO-Pemprov Lampung.
Kondisi tersebut mulai membaik seiring dengan kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan, dan menjaga stabilitas harga komoditas, serta diberlakukannya pembatasan impor singkong

Bandarlampung (ANTARA) - Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengatakan adanya kebijakan pemerintah pusat dalam menjaga stabilitas harga komoditas dapat membantu petani di wilayahnya menjadi lebih sejahtera.

"Struktur ekonomi Lampung masih didominasi sektor pertanian, khususnya tiga komoditas utama, yakni singkong, padi dan jagung yang menjadi sumber penghidupan bagi jutaan masyarakat," ujar Rahmat Mirzani Djausal berdasarkan keterangannya di Bandarlampung, Selasa.

Menurut dia, selama bertahun-tahun, harga komoditas tersebut cenderung tidak stabil dan sering mengalami penurunan saat panen, sehingga berdampak pada rendahnya kesejahteraan petani dan tingginya angka kemiskinan.

"Kondisi tersebut mulai membaik seiring dengan kebijakan pemerintah pusat yang menaikkan, dan menjaga stabilitas harga komoditas, serta diberlakukannya pembatasan impor singkong," katanya.

Ia mengatakan kebijakan tersebut berdampak signifikan terhadap peningkatan pendapatan masyarakat terutama petani.

"Pendapatan masyarakat meningkat hampir dua kali lipat. Pertumbuhan ekonomi Lampung pada tahun 2025 juga mulai melampaui rata-rata nasional. Aktivitas ekonomi di desa meningkat, terlihat dari naiknya penjualan kendaraan dan distribusi barang ke wilayah perdesaan," ucap dia.

Meski demikian, masih ada keterbatasan anggaran daerah yang menjadi tantangan pemerintah daerah terutama dalam pembangunan sarana infrastruktur seperti jalan.

"Untuk itu, Pemerintah Provinsi Lampung terus mendorong strategi hilirisasi industri guna meningkatkan nilai tambah komoditas pertanian, serta mengembangkan sektor industri dan pariwisata sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru," tambahnya.

Dalam mendukung kesejahteraan, saat ini Lampung pun memiliki keunggulan, salah satunya dengan kehadiran masyarakat Lampung yang merantau ke berbagai daerah dan turut memajukan Lampung di daerah perantauan.

"Perantau tidak pernah memutuskan akar. Justru dari tanah rantau banyak putra-putri Lampung yang tumbuh, belajar, dan berkontribusi di berbagai bidang. Ini menjadi kekuatan besar ketika jaringan perantauan terhubung dengan daerah asal," ujar dia.

Baca juga: Gubernur Lampung: Pembatasan media sosial dapat bantu anak fokus belajar

Baca juga: Gubernur Lampung: SDM, hilirisasi dan infrastruktur percepat pembangunan daerah

Baca juga: Gubernur Lampung sebut pembatas TNWK solusi permanen atasi konflik satwa



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026