Logo Header Antaranews Lampung

Segera Perbaiki Jalinsum

Rabu, 4 April 2012 11:03 WIB
Image Print
Pelebaran Jalinsum Ruas Rajabasa-Panjang dilakukan tahun lalu, namun pengerjaannya terbengkalai karena kontraktornya dinyatakan pailit. (FOTO ANTARA LAMPUNG/Hisar Sitanggang)

Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Pemerintah Kota Bandarlampung mendesak pemerintah pusat segera memperbaiki jalan lintas Sumatera ruas Rajabasa-Panjang Bandarlampung, karena kondisi jalan negara itu kini makin rusak parah dan macet.

"Karena jalan lintas ruas Rajabasa-Panjang itu masuk wilayah Kota Bandarlampung, tentu kerusakan jalan tersebut berdampak pada Bandarlampung, seperti dalam hal kelancaran transportasi," kata Wali Kota Bandarlampung, Herman HN, di Bandarlampung, Rabu.

Menurutnya, fasilitas umum seperti jalan selayaknya dalam kondisi baik sehingga dapat menunjang kelancaran transportasi, terutama pendistribusian bahan kebutuhan pokok yang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

"Saya siap mengelola pemeliharaan jalan apabila sudah diperbaiki oleh pusat. Kalau untuk memperbaiki sekarang tentunya tidak dapat dilakukan karena memerlukan dana yang besar," kata dia.

Sementara itu, Rusdi salah seorang warga Sukarame Bandarlampung, mengatakan, kondisi jalan yang rusak parah sangat mengganggu kehidupan di daerah itu.

"Apabila hujan jalan yang berlubang akan tergenang air sehingga rentan terjadinya kecelakaan, sedangkan saat kemarau debu sangat mengganggu warga yang ada di sekitar jalan tersebut," ujarnya menerangkan.

Ia mengharapkan, Jalan Lintas Sumatera ruas Rajabasa-Panjang agar dapat diperbaiki agar dapat meminimalkan terjadinya kecelakaan serta mengurangi risiko gangguan kesehatan bagi warga Bandarlampung yang tinggal di sepanjang jalan lintas itu.

Pelebaran dan perbaikan jalinsum ruas Rajabasa-Panjang terbengkalai karena kontraktornya dinyatakan pailit. Kini jalan lintas yang pelebaran dan perbaikannya menggunakan bantuan Bank Dunia itu, sedang memasuki proses penentuan pemenang tender ulang.

Diperkirakan pelebaran dan perbaikan jalan lintas itu bisa dimulai pada Mei jika pemenang tendernya sudah ditentukan oleh Bank Dunia pada bulan ini.

Akibat terbengkalainya pengerjaan Jalinsum ruas Rajabasa- Panjang itu, warga sekitar selalu dihadapkan dengan debu tebal saat kemarau atau jalan becek saat hujan. Padahal di ruas jalan itu terdapat rumah sakit, hotel, restoran, warung makan, sekolah seperti Taman Kanak-Kanak dan permukiman penduduk.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026