Bandarlampung (ANTARA LAMPUNG) - Harga es dalam bentuk balok yang dijual pada sejumlah Pusat Pelelangan Ikan (PPI) di Kota Bandarlampung dan Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung naik sejak menjelang hingga pasca-pergantian tahun 2011 ke 2012.
Sejumlah pedagang es balok yang dihubungi secara terpisah di Pasar Kangkung dan PPI Gudang Lelang, Telukbetung, Kota Bandarlampung, dan di Lempasing, Kabupaten Pesawaran, Provinsi Lampung, Kamis menyebutkan kenaikan harga es balok itu berkisar Rp2.000/balok.
Para pedagang es balok yang biasa menjajakan dagangannya di PPI Lempasing, menjelaskan, pihaknya menjual es balok untuk keperluan nelayan dan para pedagang ikan untuk mengawetkan ikan hasil tangkapan di laut seharga Rp20.000/balok.
Harga itu naik Rp2.000/balok jika dibandingkan dengan beberapa hari menjelang tahun baru yang berkisar pada Rp18.000/balok.
"Kami semua pedagang es balok di sini sama menjual es balok seharga Rp20.000/balok, naik dari sebelumnya Rp18.000/balok," kata pedagang es balok di PPI Lempasing, Rudi.
Sama halnya dengan pedagang es balok di dekat Pasar Kangkung, Telukbetung Kota Bandarlampung, Jaya, yang juga mengatakan bahwa pihaknya menjual es balok kepada langganannya kini seharga Rp20.000/balok.
Setiap harinya dia mendapat pasokan dari agen sekitar 25 hingga 30 balok es, dan rata-rata terjual habis, bahkan terkadang belum sampai sore hari sudah habis terjual.
Lain halnya dengan pedagang es balok di dekat pelelanngan ikan Gudang Agen, Telukbetung Selatan, Kota Bandarlampung, yang megaku menjual es balok seharga Rp24.000/balok.
"Kami menjual es balok di sini Rp24.000/balok, bahkan turun tipis, sebelum tahun baru malah sempat Rp25.000/balok," ujar seorang pedagang Harun.
Naiknya harga es balok itu, kata mereka, karena harga beli dari pabrikan/agen juga sudah meningkat, seiiring dengan meningkatnya biaya produksi dan transportasi.
Es balok yang diperjualbelikan oleh para pedagang setempat itu umumnya produksi induistri es balok di kawasan Lempasing, Kabupaten Pesawaran, dan ada juga produksi di Kecamatan Tanjungbintang, Kabupaten Lampung Selatan.
Seperti biasa sepanjang hari, para pedagang es balok itu ramai 'diserbu' para pembeli, terutama pedagang ikan dan nelayan yang akan pergi melaut menangkap ikan selama beberapa hari, agar ikan hasil tangkapan mereka bisa lebih tahan lama. (ANTARA).
