Bandarlampung (ANTARA) - Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana berharap momentum Hari Anak Nasional (HAN) ini tidak ada lagi perlakuan diskriminasi terhadap anak-anak, khususnya di Ibu Kota Provinsi Lampung ini.
"Saya ingin tidak ada lagi perlakuan diskriminatif terhadap anak, sebab anak-anak ini adalah masa depan kita," katanya usai Peringatan HAN 2025 di Bandarlampung, Selasa.
Ia meminta seluruh komponen baik pemerintah, masyarakat, maupun orang tua, dapat memberikan kesejahteraan bagi anak-anak mereka dan tetap menghormati mereka sebagaimana layaknya.
"Selain itu kita sebagai orang tua juga harus memberikan perlindungan dan jaminan terhadap pemenuhan hak-hak anak, seperti pendidikan dan kebutuhan dasar lainnya," kata Eva Dwiana.
Menurut dia, semua pihak harus sadar bahwa anak-anak ini merupakan generasi penerus dan cita-cita bangsa. Oleh sebab itu mereka perlu dibekali dengan keimanan dan keterampilan.
"Selain itu anak-anak ini juga perlu diberikan semangat kebangsaan, kecerdasan, dan menumbuhkan jiwa dan semangat yang sehat agar dapat bertumbuh dengan baik," kata Eva Dwiana.
Oleh sebab itu, lanjut dia, peran orang tua dan keluarga di rumah sangat penting dalam tumbuh kembang anak-anak, sehingga jangan sampai mereka tidak mendapatkan perhatian yang cukup.
"Di mana anak berada, di situ orang tua juga ada. Berikan perhatian penuh kepada mereka, ajari mereka pendidikan iman, taqwa dan juga etika agar dapat menjadi pribadi yang baik yang dapat membanggakan nusa dan bangsa," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana.