
Pemkot Bandarlampung lakukan normalisasi drainase yang tersumbat

Kami sudah instruksikan satuan tugas gabungan guna melakukan normalisasi drainase di lokasi tersebut
Bandarlampung (ANTARA) - Pemerintah Kota (Pemkot) Bandarlampung melakukan normalisasi drainase yang menyebabkan air meluap dan menggenang di ruas jalan bypass Soekarno-Hatta.
"Kami sudah instruksikan satuan tugas gabungan guna melakukan normalisasi drainase di lokasi tersebut," kata Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan penanganan segera dilakukan setelah pemkot menerima laporan adanya genangan air usai hujan deras di perbatasan Kelurahan Way Gubak, Kecamatan Sukabumi, dan Kelurahan Ketapang, Kecamatan Panjang.
“Tim sudah kami instruksikan untuk langsung turun ke lapangan. Normalisasi harus dilakukan agar mobilitas warga tidak terganggu,” kata dia.
Ia mengatakan Satgas gabungan yang terdiri dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat), serta Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melakukan penyedotan air dan pengerukan material di gorong-gorong yang tersumbat.
"Selain itu pemerintah kota juga berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Jalan Nasional (BPJN) guna mempercepat proses penanganan di jalur nasional tersebut," kata dia.
Public Officer BPJN Lampung Ariyanto mengatakan telah menurunkan alat berat untuk melakukan normalisasi saluran sodetan yang melintasi jalan bypass.
“Pengerjaan dilakukan secara intensif menggunakan alat berat dan tenaga manual untuk memastikan aliran air kembali lanca. Proses normalisasi akan terus dilakukan hingga selesai guna memastikan tidak ada sumbatan yang menghambat aliran air dari wilayah Sukabumi menuju Ketapang," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
