Bandarlampung   (ANTARA) - Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana mengatakan momentum Hari Anak Nasional (HAN) sebagai pengingat bagi semua pihak untuk memenuhi kualitas hak dasar anak.

"Hak-hak dasar anak harus terpenuhi, terutama hak memperoleh pendidikan," katanya di Bandarlampung, Rabu.

Menurutnya, guna membentuk generasi penerus yang memiliki kualitas baik, hak pendidikan anak harus digapai. Oleh sebab itu anak-anak di Kota Bandarlampung harus melaksanakan program wajib belajar yang memang sudah dicanangkan pemerintah.

“Semua anak Bandarlampung harus sekolah. Tidak boleh ada yang tidak sekolah atau putus sekolah," kata dia.

Ia mengatakan untuk memenuhi hak pendidikan anak-anak di kota Bandarlampung pemerintah kota sudah melakukan berbagai program pendidikan dari mulai pemberian beasiswa hingga pendirian sekolah SMA Siger gratis.

“Kami sudah ada sekolah Siger gratis. Kami juga sudah meminta kepada semua camat dan lurah untuk selalu memantau di lingkungannya masing-masing anak yang putus sekolah. Kecuali sudah tidak mau lagi, tapi kalau hanya alasan tidak ada uang, itu tidak ada alasan lagi,” kata dia.

Dia pun berharap kepada semua generasi penerus bangsa khususnya di kota ini untuk bisa menjalankan tugas dan tanggungjawab sebagai anak bangsa.

“Sekolah dengan baik, etika baik, berbakti kepada orang tua, berbuat baik untuk orang lain,dan juga mendoakan yang terbaik untuk orang tuanya. Karena kalau etika anak baik, percakapan baik, agamanya kuat maka InsyaAllah akan menerima yang terbaik,” kata dia.

Namun begitu, lanjut dia, peran orang tua dalam memantau tumbuh kembang anak juga diperlukan, sehingga mereka dapat optimal dan siap menghadapi tantangan di masa depan.

"Kepada seluruh orang tua agar selalu meluangkan waktunya untuk mendampingi tumbuh kembang anak dan juga menjalin komunikasi yang baik dengan anaknya. Sesibuk apapun orang tua, tolong sempatkan untuk berkomunikasi dengan anaknya. Karena komunikasi ini sangat penting,” katanya.