
Polresta Bandarlampung terjunkan 600 aparat gabungan amankan May Day 2026

Pengamanan dilakukan di lima titik yang menjadi pusat kegiatan massa buruh dalam memperingati May Day
Bandarlampung (ANTARA) - Polresta Bandarlampung mengatakan bahwa 600 aparat gabungan diterjunkan untuk mengamankan peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day 2026 di sejumlah titik.
"Pengamanan dilakukan di lima titik yang menjadi pusat kegiatan massa buruh dalam memperingati May Day," kata Kasi Humas Polresta Bandarlampung, AKP Agustina Nilawati, di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengungkapkan ratusan personel tersebut terdiri atas jajaran Polda Lampung, Sat Brimobda Lampung, Polresta Bandarlampung, hingga Satpol PP Kota Bandarlampung yang dibagi ke lima titik seperti Sekretariat FSMSI, GSG Gumay Panjang, Simpang Masjid Taqwa Kota Raja, Tugu Adipura, serta Kantor DPRD Provinsi Lampung.
“Personel kami siagakan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan May Day berjalan aman, tertib, dan kondusif,” katanya.
Selain pengamanan aksi, lanjut dia, pada dua lokasi yakni di GSG Gumay dan Sekretariat FSMSI juga digelar kegiatan bakti kesehatan bagi para peserta.
"Kehadiran polisi tidak hanya untuk pengamanan, tetapi juga memastikan pelayanan kepada masyarakat tetap berjalan dengan baik selama momentum Hari Buruh," kata dia.
Ia menegaskan, pola pengamanan yang diterapkan tetap mengedepankan pendekatan humanis dan persuasif.
“Kami mengedepankan pengamanan yang humanis. Personel di lapangan diinstruksikan untuk tetap profesional, persuasif, dan mengutamakan pelayanan kepada masyarakat,” ujarnya.
Polresta Bandarlampung juga mengimbau seluruh peserta aksi agar tetap menjaga ketertiban, tidak mudah terprovokasi, serta menyampaikan aspirasi dengan damai sesuai aturan yang berlaku.
“Kami mengajak seluruh peserta aksi untuk tetap menjaga situasi tetap aman dan tertib. Sampaikan aspirasi dengan damai dan jangan sampai mengganggu kepentingan masyarakat luas. Kami juga berharap peringatan Hari Buruh tahun ini di Kota Bandar Lampung dapat berlangsung sejuk tanpa adanya gangguan kamtibmas maupun gesekan di lapangan," kata dia.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
