Bukit Asam bersama masyarakat Desa Sidodadi lakukan tanam mangrove
Rabu, 5 Juni 2024 16:30 WIB
Ilustrasi - Penanaman mangrove yang dilaksanakan KTH Bina Jaya Lestari yang berkolaborasi dengan PTBA Unit Pelabuhan Tarahan di Desa Sidodadi, Lampung. (ANTARA/HO-Istimewa)
Bandarlampung (ANTARA) - PT Bukit Asam Tbk (PTBA) Unit Pelabuhan Tarahan bersama masyarakat Desa Sidodadi, Lampung melakukan kegiatan tanam mangrove yang bermanfaat untuk kelangsungan lingkungan hidup dan memberikan kebaikan bagi generasi mendatang.
Saat ini kemampuan hutan mangrove untuk mengikat karbon dioksida (CO2) dapat mengurangi pemanasan global, menyerap emisi karbon, mencegah abrasi dan menjadi tempat pemijahan biota laut.
Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Bina Jaya Lestari Andi Sofyan kepada masyarakat Desa Sidodadi di Lampung, Rabu, memastikan pihaknya akan terus melakukan edukasi serta mengajak masyarakat di pesisir untuk melestarikan hutan mangrove.
"Didampingi oleh Bukit Asam, kita melakukan pembinaan. Selalu yang kita sampaikan ke masyarakat bukan sekadar materi yang kita dapatkan. Tapi bagaimana generasi yang akan datang mendapatkan kebaikan dari yang kita kerjakan sekarang," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Aan ini memastikan manfaat kehadiran mangrove sudah dirasakan masyarakat Desa Sidodadi, baik dari sisi lingkungan maupun sosial dan ekonomi, karena banyak sebagian warga sudah mulai menekuni usaha pembibitan mangrove.
"Masyarakat di pesisir sudah merasakan manfaat ekonomi dari mangrove. Bibitnya bisa dijual. Dari sisi sosial, tumbuh kekompakan. Dari tadinya tidak ada yang menyemai, sekarang banyak yang menyemai," kata Aan.
Dia menambahkan selama ini dukungan PTBA Unit Pelabuhan Tarahan kepada masyarakat desa tidak hanya sebatas kepada pemberdayaan mangrove, karena perusahaan juga telah membina Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Desa Sidodadi untuk menunjang pengembangan Kawasan Ekowisata Mangrove Cuku NyiNyi.
"Bukan sekadar penanaman mangrove. Bukit Asam hadir di tengah-tengah kita, mendukung pembinaan masyarakat, membina pelaku UMK, ekonomi kreatif, memberikan pengetahuan. Kami sangat terbantu oleh Bukit Asam yang hadir di tengah-tengah kita," ujarnya.
KTH Bina Jaya Lestari telah bermitra dengan PTBA Unit Pelabuhan Tarahan sejak 2022. Hingga saat ini, KTH Bina Jaya Lestari yang berkolaborasi dengan PTBA Unit Pelabuhan Tarahan telah melakukan penanaman sekitar 30 ribu bibit mangrove di Kawasan Ekowisata Mangrove Cuku NyiNyi.
Saat ini kemampuan hutan mangrove untuk mengikat karbon dioksida (CO2) dapat mengurangi pemanasan global, menyerap emisi karbon, mencegah abrasi dan menjadi tempat pemijahan biota laut.
Ketua Kelompok Tani Hutan (KTH) Bina Jaya Lestari Andi Sofyan kepada masyarakat Desa Sidodadi di Lampung, Rabu, memastikan pihaknya akan terus melakukan edukasi serta mengajak masyarakat di pesisir untuk melestarikan hutan mangrove.
"Didampingi oleh Bukit Asam, kita melakukan pembinaan. Selalu yang kita sampaikan ke masyarakat bukan sekadar materi yang kita dapatkan. Tapi bagaimana generasi yang akan datang mendapatkan kebaikan dari yang kita kerjakan sekarang," ujarnya.
Pria yang akrab disapa Aan ini memastikan manfaat kehadiran mangrove sudah dirasakan masyarakat Desa Sidodadi, baik dari sisi lingkungan maupun sosial dan ekonomi, karena banyak sebagian warga sudah mulai menekuni usaha pembibitan mangrove.
"Masyarakat di pesisir sudah merasakan manfaat ekonomi dari mangrove. Bibitnya bisa dijual. Dari sisi sosial, tumbuh kekompakan. Dari tadinya tidak ada yang menyemai, sekarang banyak yang menyemai," kata Aan.
Dia menambahkan selama ini dukungan PTBA Unit Pelabuhan Tarahan kepada masyarakat desa tidak hanya sebatas kepada pemberdayaan mangrove, karena perusahaan juga telah membina Usaha Mikro dan Kecil (UMK) di Desa Sidodadi untuk menunjang pengembangan Kawasan Ekowisata Mangrove Cuku NyiNyi.
"Bukan sekadar penanaman mangrove. Bukit Asam hadir di tengah-tengah kita, mendukung pembinaan masyarakat, membina pelaku UMK, ekonomi kreatif, memberikan pengetahuan. Kami sangat terbantu oleh Bukit Asam yang hadir di tengah-tengah kita," ujarnya.
KTH Bina Jaya Lestari telah bermitra dengan PTBA Unit Pelabuhan Tarahan sejak 2022. Hingga saat ini, KTH Bina Jaya Lestari yang berkolaborasi dengan PTBA Unit Pelabuhan Tarahan telah melakukan penanaman sekitar 30 ribu bibit mangrove di Kawasan Ekowisata Mangrove Cuku NyiNyi.
Pewarta : Satyagraha
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Bharata Muda dan Bukit Asam petik kemenangan di Kejurnas Voli U-19 Bandarlampung
09 December 2024 0:50 WIB, 2024
Bukit Asam dan warga Desa Sidodadi, Lampung selamatkan ekosistem pesisir
28 November 2024 13:13 WIB, 2024
PT Bukit Asam beri beasiswa kepada 65 putra-putri TNI-Polri berprestasi
01 November 2024 15:23 WIB, 2024
Bukit Asam beri pelatihan metode gasing di Bandarlampung tingkatkan kemampuan numerasi
16 October 2024 14:58 WIB, 2024
Imigrasi Bandarlampung laksanakan program Eazy Passport bersama Bukit Asam
27 September 2024 6:33 WIB, 2024
Bukit Asam tingkatkan pendapatan masyarakat lewat budidaya ikan gabus di Sumsel
23 July 2024 10:50 WIB, 2024
Bukit Asam salurkan bantuan Rp1 miliar ke Masjid dan Panti Asuhan di Lampung
18 April 2024 15:43 WIB, 2024
Dompet Dhuafa Lampung dan PT Bukit Asam Tbk lepaskan 10.000 bibit ikan lele
29 January 2024 7:27 WIB, 2024
Terpopuler - Info Usaha
Lihat Juga
Mentan copot 192 pejabat dan 2.300 distributor pupuk yang ganggu produksi pertanian
07 January 2026 21:47 WIB