Elektabilitas Prabowo tertinggi disusul Anies dan Ganjar
Jumat, 16 Juni 2023 23:59 WIB
Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion Dedi Kurnia Syah saat menyampaikan hasil survei di Jakarta Pusat, Jumat (16/6/2023). (ANTARA/Melalusa Susthira K.)
Jakarta (ANTARA) - Hasil survei teranyar dari Indonesia Political Opinion (IPO) menunjukkan bahwa Prabowo Subianto menempati elektabilitas tertinggi di antara tiga nama potensial teratas pada Pilpres 2024, disusul Anies Baswedan di urutan kedua dan Ganjar Pranowo di urutan ketiga.
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah di Jakarta, Jumat, mengatakan dalam simulasi pertanyaan semi terbuka dengan 40 pilihan nama yang diajukan kepada responden, hanya ada 16 nama mendapatkan respons.
"Yang tertinggi adalah Prabowo Subianto dengan elektabilitas 27,3 persen; lalu Anies 24,6 persen; Ganjar 16,2 persen," kata Dedi saat menyampaikan hasil survei di Jakarta Pusat.
Dedi menyebut tingkat elektabilitas tersebut juga berlaku sama dalam simulasi pertanyaan tertutup dengan 20 pilihan nama.
"Maka hasilnya, tetap Prabowo Subianto dengan elektabilitas 28,5 persen; Anies 24,9 persen; Ganjar meningkat jadi 18,6 persen," tambahnya.
Begitu pula urutan tingkat elektabilitas tiga nama itu tidak mengalami perubahan dalam simulasi pertanyaan tertutup dengan 10 dan lima pilihan nama.
"Tetap di posisi yang sama (10 pilihan nama), Prabowo 32,5 persen; Anies 25,8 persen; Ganjar 21 persen. Di lima nama, Prabowo Subianto tetap tertinggi 34,9 persen; Anies Baswedan 25,9 persen; Ganjar Pranowo juga meningkat menjadi 24,1 persen," ujar Dedi.
Bahkan, lanjutnya, urutan tingkat elektabilitas itu tetap sama dalam simulasi pertanyaan tertutup dengan tiga nama, yakni Prabowo Subianto sebesar 37,2 persen; Anies Baswedan sebesar 31,5 persen; dan Ganjar Pranowo sebesar 26,8 persen.
Survei yang dilakukan pada 5-13 Juni 2023 itu menggunakan metode multistage random sampling yang diikuti sebanyak 1.200 responden, dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Survei IPO: Elektabilitas Prabowo tertinggi disusul Anies dan Ganjar
Direktur Eksekutif IPO Dedi Kurnia Syah di Jakarta, Jumat, mengatakan dalam simulasi pertanyaan semi terbuka dengan 40 pilihan nama yang diajukan kepada responden, hanya ada 16 nama mendapatkan respons.
"Yang tertinggi adalah Prabowo Subianto dengan elektabilitas 27,3 persen; lalu Anies 24,6 persen; Ganjar 16,2 persen," kata Dedi saat menyampaikan hasil survei di Jakarta Pusat.
Dedi menyebut tingkat elektabilitas tersebut juga berlaku sama dalam simulasi pertanyaan tertutup dengan 20 pilihan nama.
"Maka hasilnya, tetap Prabowo Subianto dengan elektabilitas 28,5 persen; Anies 24,9 persen; Ganjar meningkat jadi 18,6 persen," tambahnya.
Begitu pula urutan tingkat elektabilitas tiga nama itu tidak mengalami perubahan dalam simulasi pertanyaan tertutup dengan 10 dan lima pilihan nama.
"Tetap di posisi yang sama (10 pilihan nama), Prabowo 32,5 persen; Anies 25,8 persen; Ganjar 21 persen. Di lima nama, Prabowo Subianto tetap tertinggi 34,9 persen; Anies Baswedan 25,9 persen; Ganjar Pranowo juga meningkat menjadi 24,1 persen," ujar Dedi.
Bahkan, lanjutnya, urutan tingkat elektabilitas itu tetap sama dalam simulasi pertanyaan tertutup dengan tiga nama, yakni Prabowo Subianto sebesar 37,2 persen; Anies Baswedan sebesar 31,5 persen; dan Ganjar Pranowo sebesar 26,8 persen.
Survei yang dilakukan pada 5-13 Juni 2023 itu menggunakan metode multistage random sampling yang diikuti sebanyak 1.200 responden, dengan margin of error kurang lebih 2,9 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Survei IPO: Elektabilitas Prabowo tertinggi disusul Anies dan Ganjar
Pewarta : Melalusa Susthira Khalida
Editor : Triono Subagyo
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Survei EPI Center sebut Gerindra salip PDIP, PSI berpeluang ke Senayan
21 January 2024 6:08 WIB, 2024
Gibran Rakabuming Raka is not worried about political dynasty comments
18 December 2019 7:07 WIB, 2019
Jokowi receive visit SBY to discuss Indonesia's current political state
10 October 2019 23:54 WIB, 2019
PDIP's demand for more cabinet posts is related to Jokowi: Political Analyst
09 August 2019 6:00 WIB, 2019
President Joko Widodo to discuss social, economic and political issues with Malaysia's PM
08 August 2019 15:09 WIB, 2019
Terpopuler - Pemilu
Lihat Juga
Terkait kebocoran DPT Pemilu 2024, Ketua KPU disidang kode etik di DKPP
28 February 2024 13:13 WIB, 2024
Petugas panwas distrik hilang di Papua Tengah, Bawaslu: Kami berharap ditemukan
27 February 2024 17:09 WIB, 2024
Kata pengamat, hak angket hanya membuktikan DPR bekerja untuk rakyat
27 February 2024 14:40 WIB, 2024
Gibran belum ingin ungkap kementerian baru bidangi makan siang gratis
26 February 2024 12:02 WIB, 2024