13.500 petani di Bangka sudah gunakan internet
Senin, 22 Mei 2023 21:39 WIB
Kepala BPS Bangka Belitung, Toto Haryanto Silitonga (ANTARA/Kasmono)
Sungailiat (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Bangka Belitung mencatat sebanyak 13.500 petani atau 21,47 persen dari 62.835 petani di wilayah Kabupaten Bangka mampu menggunakan fasilitas layanan internet untuk mendukung aktivitas kegiatan sehari-hari.
"Angka 13.500 petani yang menggunakan internet tersebut berdasarkan hasil survei pertanian antar sensus (Sutas) tahun 2018," kata Kepala BPS Bangka Belitung, Toto Haryanto Silitonga di Sungailiat, Senin.
Jumlah tersebut tentu mengalami peningkatan selama kurun waktu hingga tahun 2022, karena layanan fasilitas jaringan internet sudah merata dan kemampuan masyarakat petani mengikuti perkembangan teknologi informasi juga meningkat.
"Dari data itu membuktikan petani di Kabupaten Bangka sudah melek teknologi informasi, dan diharapkan digunakan untuk mengadopsi informasi positif terutama mendukung sektor pertanian," jelasnya.
Kemampuan menggunakan teknologi informasi internet memberikan dampak positif yang cukup besar bagi petani, bahkan sektor pertanian memberikan kontribusi menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Bangka.
Selama periode 2018-2022 persentase kemiskinan di Kabupaten Bangka cenderung menurun. Tahun 2022 persentase penduduk miskin Kabupaten Bangka sebesar 4,26 persen dari jumlah penduduk yang mencapai lebih kurang 300 ribu jiwa.
Persentase penduduk di Kabupaten Bangka bekerja pada sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 15,53 persen,
Terdata dari 62.835 petani di Kabupaten Bangka, 42.558 merupakan petani laki-laki. Sehingga Proporsi petani laki-laki yaitu 67,73 persen, lebih besar dibanding proporsi petani perempuan yang sebesar 32,27 persen.
"Angka 13.500 petani yang menggunakan internet tersebut berdasarkan hasil survei pertanian antar sensus (Sutas) tahun 2018," kata Kepala BPS Bangka Belitung, Toto Haryanto Silitonga di Sungailiat, Senin.
Jumlah tersebut tentu mengalami peningkatan selama kurun waktu hingga tahun 2022, karena layanan fasilitas jaringan internet sudah merata dan kemampuan masyarakat petani mengikuti perkembangan teknologi informasi juga meningkat.
"Dari data itu membuktikan petani di Kabupaten Bangka sudah melek teknologi informasi, dan diharapkan digunakan untuk mengadopsi informasi positif terutama mendukung sektor pertanian," jelasnya.
Kemampuan menggunakan teknologi informasi internet memberikan dampak positif yang cukup besar bagi petani, bahkan sektor pertanian memberikan kontribusi menurunkan angka kemiskinan di Kabupaten Bangka.
Selama periode 2018-2022 persentase kemiskinan di Kabupaten Bangka cenderung menurun. Tahun 2022 persentase penduduk miskin Kabupaten Bangka sebesar 4,26 persen dari jumlah penduduk yang mencapai lebih kurang 300 ribu jiwa.
Persentase penduduk di Kabupaten Bangka bekerja pada sektor pertanian, kehutanan dan perikanan sebesar 15,53 persen,
Terdata dari 62.835 petani di Kabupaten Bangka, 42.558 merupakan petani laki-laki. Sehingga Proporsi petani laki-laki yaitu 67,73 persen, lebih besar dibanding proporsi petani perempuan yang sebesar 32,27 persen.
Pewarta : Kasmono
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
BPS target proses verifikasi 106 ribu PBI-JK yang sakit kronis selesai Lebaran
12 February 2026 21:30 WIB
Nilai ekspor Lampung selama Januari-November 2025 tercatat naik 19,07 persen
05 January 2026 19:51 WIB
BPS dan OJK Lampung beri pelatihan survei SNLIK untuk validitas data daerah
26 November 2025 13:32 WIB
Terpopuler - Sumbagsel
Lihat Juga
Wali Kota Prabumulih Sumsel terancam sanksi teguran tertulis dari Kemendagri
18 September 2025 20:15 WIB
Pemerintah gerak cepat tangani kasus dua balita cacingan di Seluma Bengkulu
18 September 2025 5:34 WIB
Ratusan rekening penerima bansos di Rejang Lebong terindikasi untuk judol
10 September 2025 5:35 WIB