Pupuk Indonesia resmikan kios pupuk nonsubsidi di Nganjuk Jawa Timur
Minggu, 27 November 2022 13:05 WIB
PT Pupuk Indonesia (Persero) meresmikan kios pupuk komersial atau nonsubsidi di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur. ANTARA /HO- Pupuk Indonesia
Nganjuk (ANTARA) - PT Pupuk Indonesia (Persero) meresmikan kios pupuk komersial atau non subsidi di Kabupaten Nganjuk, Jawa Timur.
Senior Project Manager (SPM) Kios Komersial Pupuk Indonesia Rika Susanty, Minggu mengemukakan saat ini terus memperluas jaringan kios pupuk non subsidi. Diutamakan pada kawasan sentra-sentra pertanian di berbagai daerah, termasuk di Nganjuk.
"Ini semua adalah bentuk kehadiran dan kepedulian Pupuk Indonesia untuk selalu mendekatkan diri dengan masyarakat petani, sebagai implementasi dari BUMN Hadir Untuk Negeri. Kehadiran Toko Pe-i di tengah masyarakat akan membuat Pupuk Indonesia semakin dekat dan masyarakat," kata Rika dalam rilis yang diterima, Minggu.
SVP Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik
Eko Suroso yang juga hadir di lokasi menambahkan, kehadiran Toko Pe-i sebagai outlet resmi Pupuk Indonesia di Nganjuk tersebut dalam rangka memanjakan petani. Mereka akan memperoleh jaminan orisinalitas pupuk, jaminan ketersediaan pupuk serta memberikan solusi pertanian.
Petani akan mendapatkan solusi pertanian berupa pemeriksaan sampel tanah dari lahan petani untuk diperiksa kadar unsur hara tanahnya sehingga dapat memberikan rekomendasi pupuk yang sesuai dengan kebutuhan pemupukannya.
"Ditambah lagi layanan edukasi dari agronomis yang membantu petani dalam mengaplikasian pupuk dan pestisida sesuai dengan kebutuhan dan waktu penggunaan yang tepat sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertaniannya dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani," kata Eko Suroso.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk
Muslim Harsoyo mengatakan toko pupuk non subsidi ini semakin melengkapi layanan bagi petani untuk mendapatkan pupuk. Dirinya juga mengimbau petani tidak menyia-nyiakannya dengan layanan tersebut.
"Petani dapat edukasi, dapat kualitas pupuk, tepat pengaplikasiannya, meningkat hasil pertaniannya. Dan pada akhirnya meningkat kesejahteraan petaninya," kata Muslim Harsoyo.
Pupuk Indonesia menargetkan untuk mengembangkan 1.000 Toko Pe-i dalam waktu satu tahun ke depan.
Sampai dengan saat ini Pupuk Indonesia sudah bekerja sama dengan 114 mitra Toko Pe-i yang tersebar Wilayah Jawa, Bali, Sumatera, dan Kalimantan terhitung sejak bulan Agustus 2022 dan masih terus bertambah menuju 1.000 Toko Pe-i sampai akhir tahun 2023. (*)
Senior Project Manager (SPM) Kios Komersial Pupuk Indonesia Rika Susanty, Minggu mengemukakan saat ini terus memperluas jaringan kios pupuk non subsidi. Diutamakan pada kawasan sentra-sentra pertanian di berbagai daerah, termasuk di Nganjuk.
"Ini semua adalah bentuk kehadiran dan kepedulian Pupuk Indonesia untuk selalu mendekatkan diri dengan masyarakat petani, sebagai implementasi dari BUMN Hadir Untuk Negeri. Kehadiran Toko Pe-i di tengah masyarakat akan membuat Pupuk Indonesia semakin dekat dan masyarakat," kata Rika dalam rilis yang diterima, Minggu.
SVP Transformasi Bisnis Petrokimia Gresik
Eko Suroso yang juga hadir di lokasi menambahkan, kehadiran Toko Pe-i sebagai outlet resmi Pupuk Indonesia di Nganjuk tersebut dalam rangka memanjakan petani. Mereka akan memperoleh jaminan orisinalitas pupuk, jaminan ketersediaan pupuk serta memberikan solusi pertanian.
Petani akan mendapatkan solusi pertanian berupa pemeriksaan sampel tanah dari lahan petani untuk diperiksa kadar unsur hara tanahnya sehingga dapat memberikan rekomendasi pupuk yang sesuai dengan kebutuhan pemupukannya.
"Ditambah lagi layanan edukasi dari agronomis yang membantu petani dalam mengaplikasian pupuk dan pestisida sesuai dengan kebutuhan dan waktu penggunaan yang tepat sehingga dapat meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil pertaniannya dan pada akhirnya akan meningkatkan kesejahteraan petani," kata Eko Suroso.
Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Nganjuk
Muslim Harsoyo mengatakan toko pupuk non subsidi ini semakin melengkapi layanan bagi petani untuk mendapatkan pupuk. Dirinya juga mengimbau petani tidak menyia-nyiakannya dengan layanan tersebut.
"Petani dapat edukasi, dapat kualitas pupuk, tepat pengaplikasiannya, meningkat hasil pertaniannya. Dan pada akhirnya meningkat kesejahteraan petaninya," kata Muslim Harsoyo.
Pupuk Indonesia menargetkan untuk mengembangkan 1.000 Toko Pe-i dalam waktu satu tahun ke depan.
Sampai dengan saat ini Pupuk Indonesia sudah bekerja sama dengan 114 mitra Toko Pe-i yang tersebar Wilayah Jawa, Bali, Sumatera, dan Kalimantan terhitung sejak bulan Agustus 2022 dan masih terus bertambah menuju 1.000 Toko Pe-i sampai akhir tahun 2023. (*)
Pewarta : Asmaul Chusna
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Puncak libur Natal dan Tahun Baru, konsumsi Pertamax Series melonjak di Sumbagsel
25 December 2024 20:44 WIB, 2024
Harga terbaru BBM nonsubsidi Pertamina per 1 November, Pertamax tetap
01 November 2024 12:33 WIB, 2024
Pemerintah tak naikkan tarif listrik nonsubsidi, PLN siap beri layanan optimal
18 September 2023 17:38 WIB, 2023
Terpopuler - Komoditas
Lihat Juga
Promo bulan Ramadhan, PLN beri diskon tambah daya hingga 5.500 VA hanya Rp200 ribu
23 March 2023 10:04 WIB, 2023
Kementan gulirkan PSR untuk tingkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit
16 March 2023 20:22 WIB, 2023
Pertamina gandeng Grab hadirkan layanan pesan antar BrightGas melalui GrabMart
16 March 2023 15:37 WIB, 2023
Pupuk Indonesia salurkan 1,42 juta ton pupuk bersubsidi dari Januari hingga Maret
09 March 2023 22:32 WIB, 2023
Pertamina apresiasi masyarakat Lampung dukung penyaluran BBM tepat sasaran
09 March 2023 17:20 WIB, 2023