Lippo Cikarang raup pendapatan Rp1 triliun
Kamis, 3 November 2022 11:41 WIB
Proses pemesanan rumah tapak Cendana Homes Cikarang dengan branding Cendana Spark yang memiliki lokasi strategis di depan Central Park Meikarta. (ANTARA/Pradita Kurniawan Syah).
Kabupaten Bekasi (ANTARA) - PT Lippo Cikarang Tbk membukukan pendapatan sebesar Rp1.012 miliar atau satu triliun lebih selama periode sembilan bulan pertama tahun 2022 berdasarkan laporan keuangan terkini perseroan.
"Ini menunjukkan penurunan 14 persen selang satu tahun terakhir. Namun hal itu terjadi karena serah terima apartemen Orange County pada tahun 2021. Sebab, apabila tidak termasuk serah terima apartemen tersebut, total pendapatan meningkat sebesar 29 persen yang didorong oleh pendapatan dari segmen residensial dan industrial," kata CEO PT Lippo Cikarang Rudy Halim.
Ia mengatakan pendapatan tersebut dihasilkan dari kontribusi penjualan rumah tapak sebesar 40 persen dari total pendapatan, berbeda dengan tahun lalu yang didominasi apartemen dengan proporsi 39 persen.
Ia mengaku walau mengalami penurunan dari sisi pendapatan, laba kotor perseroan tercatat meningkat sebesar lima persen selama setahun terakhir menjadi Rp526 miliar karena perubahan bauran pendapatan yang didominasi rumah tapak.
Dengan adanya perubahan komposisi penjualan tersebut, tingkat marjin laba kotor perseroan meningkat menjadi 52 persen dari 42 persen pada tahun lalu.
Perseroan disebut mampu mengelola beban usaha dengan baik karena dapat mempertahankan di nilai yang sama pada tahun lalu yakni sebesar Rp202 miliar.
"Ini menunjukkan penurunan 14 persen selang satu tahun terakhir. Namun hal itu terjadi karena serah terima apartemen Orange County pada tahun 2021. Sebab, apabila tidak termasuk serah terima apartemen tersebut, total pendapatan meningkat sebesar 29 persen yang didorong oleh pendapatan dari segmen residensial dan industrial," kata CEO PT Lippo Cikarang Rudy Halim.
Ia mengatakan pendapatan tersebut dihasilkan dari kontribusi penjualan rumah tapak sebesar 40 persen dari total pendapatan, berbeda dengan tahun lalu yang didominasi apartemen dengan proporsi 39 persen.
Ia mengaku walau mengalami penurunan dari sisi pendapatan, laba kotor perseroan tercatat meningkat sebesar lima persen selama setahun terakhir menjadi Rp526 miliar karena perubahan bauran pendapatan yang didominasi rumah tapak.
Dengan adanya perubahan komposisi penjualan tersebut, tingkat marjin laba kotor perseroan meningkat menjadi 52 persen dari 42 persen pada tahun lalu.
Perseroan disebut mampu mengelola beban usaha dengan baik karena dapat mempertahankan di nilai yang sama pada tahun lalu yakni sebesar Rp202 miliar.
Pewarta : Pradita Kurniawan Syah
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemprov Lampung minta perusahaan terapkan SOP secara ketat kurangi kecelakaan kerja
26 January 2026 14:57 WIB
Kejagung selidiki dugaan korupsi penerbitan HGU perusahaan gula di tanah Kemhan
22 January 2026 13:33 WIB
Perusahaan swasta nasional komitmen jaga lingkungan dan ekonomi masyarakat Lampung
24 December 2025 18:08 WIB
PGN beri edukasi penggunaan gas dan cek kesehatan gratis untuk warga Sukarame
19 November 2025 20:00 WIB
Jaksa KPK ungkap dua pengusaha swasta suap Rp2,55 miliar di korupsi hutan Lampung
12 November 2025 12:05 WIB
Terpopuler - Info Usaha
Lihat Juga
Pertamina berikan bantuan pelatihan dan pendampingan kepada UMKM di Lampung
07 January 2026 21:29 WIB