Lamborghini "recall" Huracan karena ada masalah di lampu depan
Selasa, 22 Februari 2022 7:57 WIB
Lamborghini Huracan EVO (ANTARA/Lamborghini)
Jakarta (ANTARA) - Pabrikan supercar asal Italia, Lamborghini dikabarkan akan menarik kembali dari peredaran (recall) terhadap 4.796 Huracan akibat pemasangan sekrup lampu depan yang tidak benar.
"Kejadian ini murni berasal dari kesalahan yang disebabkan oleh manusia," ungkap Lamborghini yang mengungkap kesalahan itu sendiri selama audit internal rutin pada awal 2020 dikutip dari CarsCoops, Selasa.
Pada 26 Februari 2020, mereka secara resmi menetapkan bahwa Lamborghini Huracan memiliki masalah pada bagian penutup sekrup penyetelan horisontal lampu depan yang tidak sesuai dengan Standar Keamanan Federal.
Pada tanggal 4 Maret 2020, mereka memberi tahu NHTSA tentang masalah ini, dan kemudian pada bulan yang sama mereka mengajukan petisi untuk "Ketidakpatuhan yang Tidak Berkonsekuensi".
Sekarang, hampir dua tahun berselang dan kemudian NHTSA baru akhirnya memutuskan petisi itu. Keputusan mereka untuk menyangkalnya menyebabkan penarikan itu sendiri.
Dalam kasus ini, NHTSA menggambarkan bahwa bisa saja terjadi bahaya yang menimpa seseorang yang mengendarai karena berkurangnya jarak pandang di salah satu sisi jalan, dan juga berkurangnya jarak pandang di jalan sehingga itu akan meningkatkan risiko kecelakaan.
"Kejadian ini murni berasal dari kesalahan yang disebabkan oleh manusia," ungkap Lamborghini yang mengungkap kesalahan itu sendiri selama audit internal rutin pada awal 2020 dikutip dari CarsCoops, Selasa.
Pada 26 Februari 2020, mereka secara resmi menetapkan bahwa Lamborghini Huracan memiliki masalah pada bagian penutup sekrup penyetelan horisontal lampu depan yang tidak sesuai dengan Standar Keamanan Federal.
Pada tanggal 4 Maret 2020, mereka memberi tahu NHTSA tentang masalah ini, dan kemudian pada bulan yang sama mereka mengajukan petisi untuk "Ketidakpatuhan yang Tidak Berkonsekuensi".
Sekarang, hampir dua tahun berselang dan kemudian NHTSA baru akhirnya memutuskan petisi itu. Keputusan mereka untuk menyangkalnya menyebabkan penarikan itu sendiri.
Dalam kasus ini, NHTSA menggambarkan bahwa bisa saja terjadi bahaya yang menimpa seseorang yang mengendarai karena berkurangnya jarak pandang di salah satu sisi jalan, dan juga berkurangnya jarak pandang di jalan sehingga itu akan meningkatkan risiko kecelakaan.
Pewarta : Chairul Rohman
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Kerja sama PTPL - Lamborghini mengembangkan teknologi pelumas masa depan
24 January 2024 12:01 WIB, 2024
Pertamina Lubricants ingin menciptakan pelumas khusus untuk Lamborghini
24 January 2024 11:59 WIB, 2024
Mesin Nikuba dikembangkan Aryanto-Kodam Siliwangi dilirik Ferrari-Lamborghini
04 July 2023 16:13 WIB, 2023
Polisi temukan tujuh senjata api ilegal di rumah pengemudi Lamborghini
31 December 2019 12:59 WIB, 2019
Pemain West Ham kecelakaan, Lamborghini Michail Antonio seruduk taman
29 December 2019 8:25 WIB, 2019
Satwa langka diawetkan disita polisi dari rumah pengemudi "koboi" Lamborgini
26 December 2019 12:43 WIB, 2019
Terpopuler - Otomotif
Lihat Juga
Program Daifit, sembilan konsumen Daihatsu dapat kesempatan undian umroh
07 March 2024 22:41 WIB, 2024
Airlangga targetkan 200.000 mobil listrik terjual di Indonesia tiap tahun
06 February 2024 5:27 WIB, 2024