Indonesia berpeluang menambah medali pada ISSF Grand Prix Rifle/Pistol
Sabtu, 12 Februari 2022 5:26 WIB
Petembak Indonesia Monica Daryanti membidik sasaran dalam final nomor 10 meter Air Rifle Mixed Team pada ajang ISSF Grand Prix Rifle/Pistol di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Jumat (11/2/2022). ANTARA FOTO/Galih Pradipta/YU
Jakarta (ANTARA) - Sekretaris Jenderal PB Perbakin Henry Oka mengatakan Indonesia berpeluang untuk terus menambah pundi-pundi medali dalam ISSF Grand Prix Rifle/Pistol di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, 8-18 Februari.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah nomor andalan Indonesia yang dilombakan pada hari berikutnya. Misalnya 10m Air Pistol Mixed Team, Air Rifle Team Putra dan Putri, 50m Rifle 3 Positions Putra dan Putri, serta yang lainnya.
"Mohon doanya semoga pada hari-hari berikutnya atlet Indonesia bisa terus memberikan hasil terbaik dan sesuai target," ujar Henry Oka kepada ANTARA di Jakarta, Jumat malam.
Nomor rifle dan pistol, menurut Oka, merupakan nomor unggulan Indonesia yang diproyeksikan untuk terus berprestasi dalam berbagai ajang besar.
"Nomor-nomor dalam ajang ini memang diproyeksikan di SEA Games Hanoi dan secara garis besar dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk bisa sampai Olimpiade," ujar pria yang menjadi juri saat gelaran Olimpiade Tokyo 2020 itu.
"Jadi pembinaan kami pada nomor angin. ISSF Grand Prix ini juga merupakan ajang yang kami nantikan untuk bisa mengukur kemampuan kita dan lawan untuk SEA Games Hanoi nanti," kata Oka.
Menurut dia, ISSF Grand Prix Rifle/Pistol bisa menjadi tolok ukur peta persaingan SEA Games Hanoi karena negara-negara peserta seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura menurunkan atlet lapis satu yang nantinya juga bakal turun di Hanoi.
"Tinggal kita mengukur kemampuan atlet Vietnam yang tidak tampil dalam ajang ini. Tetapi kita sudah melihat kekuatan negara pesaing kita pada SEA Games Hanoi dengan hasil ini. Nomor angin kita memimpin dengan meraih emas dan perak," kata Oka.
Sepanjang berlangsungnya ISSF Grand Prix Rifle/Pistol di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Indonesia untuk sementara berada di puncak klasemen perolehan medali dengan mengoleksi dua emas dan tiga perak.
Dua emas Indonesia masing-masing berasal dari Fathur Gustafian dan Monica Daryanti yang turun pada nomor 10m Air Rifle Mixed Team dan Muhamad Iqbal Raia Prabowo menyumbang emas pertama untuk Indonesia setelah menjadi yang terbaik pada 10m Air Pistol Putra.
Sementara tiga perak masing-masing diraih Wira Sukmana pada 10m Air Pistol Putra, Fathur Gustafian pada nomor 10m Air Rifle Putra, dan Khairunnisa Salsabela yang turun pada 10m Air Rifle Putri.
Secara keseluruhan, ISSF Grand Prix Rifle/Pistol melombakan 20 nomor. Pada Sabtu (12/2), persaingan akan terjadi pada nomor 10m Air Pistol Beregu Campuran, kemudian Air Rifle Beregu Putra dan Putri, serta Air Pistol Beregu Putra dan Putri.
Menurutnya, masih terdapat sejumlah nomor andalan Indonesia yang dilombakan pada hari berikutnya. Misalnya 10m Air Pistol Mixed Team, Air Rifle Team Putra dan Putri, 50m Rifle 3 Positions Putra dan Putri, serta yang lainnya.
"Mohon doanya semoga pada hari-hari berikutnya atlet Indonesia bisa terus memberikan hasil terbaik dan sesuai target," ujar Henry Oka kepada ANTARA di Jakarta, Jumat malam.
Nomor rifle dan pistol, menurut Oka, merupakan nomor unggulan Indonesia yang diproyeksikan untuk terus berprestasi dalam berbagai ajang besar.
"Nomor-nomor dalam ajang ini memang diproyeksikan di SEA Games Hanoi dan secara garis besar dalam Desain Besar Olahraga Nasional (DBON) untuk bisa sampai Olimpiade," ujar pria yang menjadi juri saat gelaran Olimpiade Tokyo 2020 itu.
"Jadi pembinaan kami pada nomor angin. ISSF Grand Prix ini juga merupakan ajang yang kami nantikan untuk bisa mengukur kemampuan kita dan lawan untuk SEA Games Hanoi nanti," kata Oka.
Menurut dia, ISSF Grand Prix Rifle/Pistol bisa menjadi tolok ukur peta persaingan SEA Games Hanoi karena negara-negara peserta seperti Thailand, Malaysia, dan Singapura menurunkan atlet lapis satu yang nantinya juga bakal turun di Hanoi.
"Tinggal kita mengukur kemampuan atlet Vietnam yang tidak tampil dalam ajang ini. Tetapi kita sudah melihat kekuatan negara pesaing kita pada SEA Games Hanoi dengan hasil ini. Nomor angin kita memimpin dengan meraih emas dan perak," kata Oka.
Sepanjang berlangsungnya ISSF Grand Prix Rifle/Pistol di Lapangan Tembak Senayan, Jakarta, Indonesia untuk sementara berada di puncak klasemen perolehan medali dengan mengoleksi dua emas dan tiga perak.
Dua emas Indonesia masing-masing berasal dari Fathur Gustafian dan Monica Daryanti yang turun pada nomor 10m Air Rifle Mixed Team dan Muhamad Iqbal Raia Prabowo menyumbang emas pertama untuk Indonesia setelah menjadi yang terbaik pada 10m Air Pistol Putra.
Sementara tiga perak masing-masing diraih Wira Sukmana pada 10m Air Pistol Putra, Fathur Gustafian pada nomor 10m Air Rifle Putra, dan Khairunnisa Salsabela yang turun pada 10m Air Rifle Putri.
Secara keseluruhan, ISSF Grand Prix Rifle/Pistol melombakan 20 nomor. Pada Sabtu (12/2), persaingan akan terjadi pada nomor 10m Air Pistol Beregu Campuran, kemudian Air Rifle Beregu Putra dan Putri, serta Air Pistol Beregu Putra dan Putri.
Pewarta : Muhammad Ramdan
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Petembak Lampung sabet tiga medali emas Kejurnas Perbakin Anniversary 2024
21 July 2024 20:53 WIB, 2024
Audrey/Afif hasilkan emas kedua Indonesia pada Piala Asia Rifle/Pistol 2023
06 March 2023 7:51 WIB, 2023
ISSF Grand Prix jalan Indonesia jadi tuan rumah Piala Dunia Pistol 2023
09 February 2022 14:28 WIB, 2022
Perbakin jadikan ISSF Grand Prix ajang uji coba SEA Games Hanoi 2022
30 January 2022 11:04 WIB, 2022
Perbakin Lampung sebut perlombaan menembak guna jaring atlet berprestasi
08 January 2022 19:33 WIB, 2022
Terpopuler - Olahraga
Lihat Juga
Debut Roberto De Zerbi berakhir pahit usai Tottenham kalah 0-1 lawan Sunderland
13 April 2026 8:00 WIB