Bandarlampung (ANTARA) - Institut Teknologi Sumatera (Itera) dan Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Way Seputih Way Sekampung, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia sepakat menjalin kerja sama tentang Pembangunan Sumber Benih Kebun Benih Semai (KBS) jenis Sengon di Wilayah Provinsi Lampung. Hal tersebut ditandai dengan penandatangan nota kesepahaman (MoU) yang secara langsung dilakukan oleh Rektor Itera Prof. Dr.-Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU., dan Kepala Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Way Seputih Way Sekampung Idi Bantara, di ITERA.

Turut juga hadir Ahli Muda Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia, Yaya Darya, dan Pengadministrasi UPT Kawasan dan K3 Itera, Miandri Sabli Pratama, S.P. yang ditunjuk sebagai koordinator pelaksana nota kesepahaman .

Dalam kesempatan ini, Kepala Balai Pengelolaan DAS, Idi Bantara, menjelaskan kepada Rektor Itera bahwa pengelolaan hutan berbasis benih berkualitas sangat diperlukan. Idi lanjut menjelaskan jika meningkatkan sumber daya genetik itu perlu namun hal tersebut juga harus dilakukan tanpa merusak yang sudah ada.

“Distribusi penananaman secara efektif efisien sudah kami sosialisasikan keseluruh daerah agar jangan sampai salah dalam menanam bibit atau pohon yang kurang cocok dengan kondisi tanah didaerah terkait bahkan berpotensi merusak tanah” kata Idi

Rektor Itera Prof. Dr.-Ing. Drs. Ir. Mitra Djamal, IPU., menyambut positif penandatanganan ini. Mitra menjelaskan bahwa ITERA  juga sedang berusaha mengembangkan research terkait industri pengelolaan potensi bibit secara efektif dan efisien tertutama untuk tanah di pulau Sumatera.

“Ilmu ini sangat penting untuk bersama kita sebarkan. Bersama kita butuh petani cerdas yang dapat mengelola tanah di pulau Sumatera dengan baik dan Itera ingin mahasiswanya paham ilmu itu” jelas Mitra

Pernyataan Rektor Itera tersebut disambut baik oleh Idi Bantara, menjelaskan bahwa dari pihak Balai Pengelolaan DAS dan Hutan Lindung Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia sangat menunggu mahasiswa Itera untuk magang atau KKN demi terciptanya kolaborasi reserach yang akan menghasilkan kemajuan Industri di Pulau Sumatera.

 


Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2024