Tenaga didik Kota Metro akan divaksinasi di bulan Ramadhan
Senin, 12 April 2021 15:20 WIB
Kepala Dinas Kesahatan Metro, Erla Adrianti. (Antara Lampung/HO/M. Misaf Khandiasih)
Metro (ANTARA) - Pemerintah Kota Kota Metro, Provinsi Lampung akan melaksanakan vaksinasi bagi tenaga didik di Kota Metro pada bulan Ramadhan ini.
"Vaksin dalam waktu dekat ini diperuntukkan kepada tenaga didik di Kota Metro. Jumlah vaksin yang diterima sebanyak 1650 dosis, ads 1650 pcs, alkohol swab 1700 pcs dan safety box medis 17 pcs," kata Kepala Dinas Kesahatan (Kadiskes) Metro, Erla Adrianti saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin.
Erla menjelaskan, menurut Surat Edaran Kemenag No.3 Tahun 2021 dan Fatwa MUI No. 13 Tahun 2021, pelaksanaan vaksinasi di bulan Ramadhan tidak membatalkan puasa.
"Hasil kajian Fatwa MUI, vaksinasi tidak membuat puasa batal. Maka dari itu, pada vaksinasi mendatang akan kami laksanakan seperti biasa, di pagi atau siang hari. Dari sini diharapkan Metro berubah menjadi zona aman, sehingga KBM dapat segera diterapkan," pungkasnya.
"Vaksin dalam waktu dekat ini diperuntukkan kepada tenaga didik di Kota Metro. Jumlah vaksin yang diterima sebanyak 1650 dosis, ads 1650 pcs, alkohol swab 1700 pcs dan safety box medis 17 pcs," kata Kepala Dinas Kesahatan (Kadiskes) Metro, Erla Adrianti saat dikonfirmasi melalui pesan singkat, Senin.
Erla menjelaskan, menurut Surat Edaran Kemenag No.3 Tahun 2021 dan Fatwa MUI No. 13 Tahun 2021, pelaksanaan vaksinasi di bulan Ramadhan tidak membatalkan puasa.
"Hasil kajian Fatwa MUI, vaksinasi tidak membuat puasa batal. Maka dari itu, pada vaksinasi mendatang akan kami laksanakan seperti biasa, di pagi atau siang hari. Dari sini diharapkan Metro berubah menjadi zona aman, sehingga KBM dapat segera diterapkan," pungkasnya.
Pewarta : M Misaf Khandiasih
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Terpopuler - Kota Metro
Lihat Juga
Antisipasi El Nino, Wali Kota Metro jemput bola ajukan bantuan alsintan ke Kementan
20 April 2026 19:08 WIB
Direktur RSUD Ahmad Yani sebut korban gigitan ular bukan diabaikan, tapi stok serum kosong
21 February 2026 17:05 WIB