Harga ampas singkong anjlok
Minggu, 21 Maret 2021 12:24 WIB
Seorang petani menjemur ampas singkong (Antara Lampung/Raharja)
Mesuji,Lampung (ANTARA) - Sejumlah petani menyebutkan harga ampas singkong atau onggok di tingkat petani di Kabupaten Mesuji Lampung turun drastis.
"Meski harga singkong naik dibandingkan tahun lalu, tetapi harga onggok justru turun," kata Mijan salah satu petani di Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung, Sabtu.
Onggok merupakan sisa atau ampas pati singkong. Namun harganya kini turun menjadi Rp800/kg, sebelumnya Rp1.800/kg.
" Delapan ratusan per kilogram itu untuk harga onggok kering. Kalau onggok basah sekitar Rp100 untuk satu kilogram," ujar Mijan warga Kecamatan Simpang Pematang yang juga pengepul onggok.
Ia menjelaskan, onggok dibeli dari pabrik pengolahan tepung tapioka dalam kondisi basah. Setelah itu, perlu dikeringkan selama sekitar 3-5 hari.
Pada musim hujan, pengeringan onggok butuh waktu berkisar 6 - 15 hari.
Terkait kenaikan harga onggok itu, ia mengatakan hal itu membuat ratusan pebisnis onggok terancam gulung tikar karena onggok langka.
"Harga onggok basah saat ini berkisar Rp100/kg, namun masih harus dikirim keluar daerah sehingga perlu tambahan ongkos kirim dan biaya lainnya," katanya.
"Meski harga singkong naik dibandingkan tahun lalu, tetapi harga onggok justru turun," kata Mijan salah satu petani di Kecamatan Simpang Pematang, Kabupaten Mesuji, Lampung, Sabtu.
Onggok merupakan sisa atau ampas pati singkong. Namun harganya kini turun menjadi Rp800/kg, sebelumnya Rp1.800/kg.
" Delapan ratusan per kilogram itu untuk harga onggok kering. Kalau onggok basah sekitar Rp100 untuk satu kilogram," ujar Mijan warga Kecamatan Simpang Pematang yang juga pengepul onggok.
Ia menjelaskan, onggok dibeli dari pabrik pengolahan tepung tapioka dalam kondisi basah. Setelah itu, perlu dikeringkan selama sekitar 3-5 hari.
Pada musim hujan, pengeringan onggok butuh waktu berkisar 6 - 15 hari.
Terkait kenaikan harga onggok itu, ia mengatakan hal itu membuat ratusan pebisnis onggok terancam gulung tikar karena onggok langka.
"Harga onggok basah saat ini berkisar Rp100/kg, namun masih harus dikirim keluar daerah sehingga perlu tambahan ongkos kirim dan biaya lainnya," katanya.
Pewarta : Raharja
Editor : Hisar Sitanggang
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Manfaatkan kekayaan alam, warga Lampung Barat buat lukisan dari ampas kopi
17 January 2023 11:23 WIB, 2023
Ternyata ampas kopi pun bisa dikembangkan menjadi material baterai kendaraan listrik
04 November 2021 8:37 WIB, 2021
Terpopuler - Mesuji
Lihat Juga
Wamentrans dukung produk program transmigrasi dari Lampung tembus pasar global
24 January 2026 22:56 WIB
Pimpin apel perdana paska dilantik, Wakil Bupati Mesuji beri ultimatum para pejabat
25 February 2025 9:39 WIB, 2025
Pj Bupati Mesuji resmi luncurkan penanaman jagung serentak 1 juta hektare
22 January 2025 7:49 WIB, 2025