Harga karet di Mesuji Rp10.000 per kilogram
Sabtu, 20 Maret 2021 11:30 WIB
Getah karet di Mesuji (ANTARA/HO)
Mesuji (ANTARA) -
Harga getah karet di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung sejak sepekan terakhir tembus Rp10.000 per kilogram sehingga membuat para petani bergairah menyadap pohon karet.
"Alhamdulillah harga getah karet sudah dua minggu ini mencapai sepuluh ribu rupiah per kilogramnya," kata Upik salah seorang petani karet asal Kecamatan Simpang pematang, Mesuji Lampung, Sabtu.
Menurutnya, meskipun harganya saat ini belum menembus angka tertinggi seperti sekitar tahun 2000-an yang sempat mencapai Rp15.000/kg, namun petani karet di Mesuji sudah merasa gembira dengan adanya kenaikan harga tersebut.
Selain harga naik, hasil produksi getah karet saat ini juga mulai normal karena didukung faktor cuaca yang tidak lagi ekstrim.
Upik mengatakab bahwa hasil sadapan getah karet yang dihasilkan dari kebun seluas sekitar satu hektare setiap pekan dapat mencapai
30-40 kg.
"Saat musim hujan hasil produksi berkurang sekitar 30 persen dari biasanya," ungkapnya.
Hal senada dikatakan Suge (59), petani karet lainnya asal Kecamatan Way Serdang mengatakan naiknya harga jual getah sebesar Rp10.000/kg di tingkat agen pengepul tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut, lanjut dia, membuat para petani yang sebelumnya beralih menanam tanaman lain karena harga jual anjok, kini kembali semangat menyadap getah karet lagi.
"Saat harga anjlok diangka Rp5.000 per kilogram tidak sedikit petani termasuk saya sendiri beralih menanam tanaman lain seperti jagung. Namun, kini kembali semangat lagi menyadap getah karet," ujarnya.
Harga getah karet di Kabupaten Mesuji, Provinsi Lampung sejak sepekan terakhir tembus Rp10.000 per kilogram sehingga membuat para petani bergairah menyadap pohon karet.
"Alhamdulillah harga getah karet sudah dua minggu ini mencapai sepuluh ribu rupiah per kilogramnya," kata Upik salah seorang petani karet asal Kecamatan Simpang pematang, Mesuji Lampung, Sabtu.
Menurutnya, meskipun harganya saat ini belum menembus angka tertinggi seperti sekitar tahun 2000-an yang sempat mencapai Rp15.000/kg, namun petani karet di Mesuji sudah merasa gembira dengan adanya kenaikan harga tersebut.
Selain harga naik, hasil produksi getah karet saat ini juga mulai normal karena didukung faktor cuaca yang tidak lagi ekstrim.
Upik mengatakab bahwa hasil sadapan getah karet yang dihasilkan dari kebun seluas sekitar satu hektare setiap pekan dapat mencapai
30-40 kg.
"Saat musim hujan hasil produksi berkurang sekitar 30 persen dari biasanya," ungkapnya.
Hal senada dikatakan Suge (59), petani karet lainnya asal Kecamatan Way Serdang mengatakan naiknya harga jual getah sebesar Rp10.000/kg di tingkat agen pengepul tersebut sangat membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Kondisi tersebut, lanjut dia, membuat para petani yang sebelumnya beralih menanam tanaman lain karena harga jual anjok, kini kembali semangat menyadap getah karet lagi.
"Saat harga anjlok diangka Rp5.000 per kilogram tidak sedikit petani termasuk saya sendiri beralih menanam tanaman lain seperti jagung. Namun, kini kembali semangat lagi menyadap getah karet," ujarnya.
Pewarta : Agus Wira Sukarta dan Raharja
Editor : Agus Wira Sukarta
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Berikut ekonomi sepekan, anggaran IKN Rp43,4 triliun hingga pagar laut 30 km
12 January 2025 10:27 WIB, 2025
PTPN I Regional 7: Peningkatan mutu produk telah tingkatkan kinerja pabrik
26 June 2024 14:56 WIB, 2024
PLN EPI-RAE kerja sama pengadaan biomassa batang singkong-karet di Lampung
18 May 2024 8:05 WIB, 2024
Terpopuler - Mesuji
Lihat Juga
Wamentrans dukung produk program transmigrasi dari Lampung tembus pasar global
24 January 2026 22:56 WIB
Pimpin apel perdana paska dilantik, Wakil Bupati Mesuji beri ultimatum para pejabat
25 February 2025 9:39 WIB
Pj Bupati Mesuji resmi luncurkan penanaman jagung serentak 1 juta hektare
22 January 2025 7:49 WIB, 2025