Sinergi kunci gerakan sanitasi berbasis masyarakat di Pringsewu
Kamis, 10 Oktober 2019 19:23 WIB
Bupati Pringsewu Sujadi beserta warga masyarakat tengah berdiskusi mengenai sanitasi bersih di IPAL komunal, Pringsewu, Kamis (10/10/2019). (ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi)
Pringsewu (ANTARA) - Sinergi antara masyarakat, pemerintah, dan juga organisasi nonpemerintah menjadi salah satu kunci utama tercipta dan suksesnya gerakan sanitasi di Kabupaten Pringsewu, Lampung.
"Sanitasi bersih wajib dan tanggung jawab bersama, sebab kebersihan salah satu bagian dari iman, dan komitmen kita bersama untuk mewujudkannya," ujar Sujadi, Bupati Pringsewu, Kamis.
Baca juga: Pringsewu Lampung sahkan Perda Sanitasi Berbasis Masyarakat
Menurutnya, sinergi antara semua pihak menjadi kunci utama dalam terlaksana seluruh program sanitasi berbasis masyarakat.
"Permasalahan sanitasi memang merupakan wewenang daerah untuk menyelesaikannya, akan tetapi tidak akan terwujud bila tidak ada campur tangan dari berbagai pihak terutama warga sebagai pelaku sanitasi, pemerintah dan lembaga hanyalah fasilitator dan contoh," ujarnya pula.
Baca juga: SNV ajak anak muda suarakan sanitasi aman
Sinergi antaraktor dalam membangun kesadaran dalam rangka menyukseskan gerakan sandar sanitasi terwujud dengan adanya kerelaan warga dalam menghibahkan tanah miliknya untuk pembuatan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal.
"Saya beserta ayah menghibahkan tanah ini untuk digunakan oleh warga sebagai IPAL komunal, agar limbah air rumah tangga dan limbah tinja warga dapat tertampung di sini," ujar Pariem salah seorang warga setempat.
Baca juga: Workshop Pengelolaan Sanitasi Sekolah dan MKM Digelar di Pringsewu
Menurut Bupati Sujadi, dalam melaksanakan pembangunan instalasi pengolahan air limbah komunal dilakukan masyarakat secara swadaya, dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu serta SNV sebagai LSM berperan sebagai penggagas, yang bertugas untuk mengarahkan dan memfasilitasi warga.
"IPAL dibangun secara swadaya oleh masyarakat, tetapi awal terbentuk kesadaran dari warga tercipta atas peran serta dari lembaga yang aktif memberikan sosialisasi bersama Dinas Kesehatan dan sanitasi kepada warga akan pentingnya sanitasi, " katanya pula.
Menurutnya, sinergi menjadi kunci utama dalam tercipta dan terlaksananya gerakan sanitasi berbasis masyarakat di Kabupaten Pringsewu sejak tahun 2017.
Baca juga: Sejuta Lebih Warga Lampung Belum Akses Toilet Sehat
"Sanitasi bersih wajib dan tanggung jawab bersama, sebab kebersihan salah satu bagian dari iman, dan komitmen kita bersama untuk mewujudkannya," ujar Sujadi, Bupati Pringsewu, Kamis.
Baca juga: Pringsewu Lampung sahkan Perda Sanitasi Berbasis Masyarakat
Menurutnya, sinergi antara semua pihak menjadi kunci utama dalam terlaksana seluruh program sanitasi berbasis masyarakat.
"Permasalahan sanitasi memang merupakan wewenang daerah untuk menyelesaikannya, akan tetapi tidak akan terwujud bila tidak ada campur tangan dari berbagai pihak terutama warga sebagai pelaku sanitasi, pemerintah dan lembaga hanyalah fasilitator dan contoh," ujarnya pula.
Baca juga: SNV ajak anak muda suarakan sanitasi aman
Sinergi antaraktor dalam membangun kesadaran dalam rangka menyukseskan gerakan sandar sanitasi terwujud dengan adanya kerelaan warga dalam menghibahkan tanah miliknya untuk pembuatan instalasi pengolahan air limbah (IPAL) komunal.
"Saya beserta ayah menghibahkan tanah ini untuk digunakan oleh warga sebagai IPAL komunal, agar limbah air rumah tangga dan limbah tinja warga dapat tertampung di sini," ujar Pariem salah seorang warga setempat.
Baca juga: Workshop Pengelolaan Sanitasi Sekolah dan MKM Digelar di Pringsewu
Menurut Bupati Sujadi, dalam melaksanakan pembangunan instalasi pengolahan air limbah komunal dilakukan masyarakat secara swadaya, dan Pemerintah Kabupaten Pringsewu serta SNV sebagai LSM berperan sebagai penggagas, yang bertugas untuk mengarahkan dan memfasilitasi warga.
"IPAL dibangun secara swadaya oleh masyarakat, tetapi awal terbentuk kesadaran dari warga tercipta atas peran serta dari lembaga yang aktif memberikan sosialisasi bersama Dinas Kesehatan dan sanitasi kepada warga akan pentingnya sanitasi, " katanya pula.
Menurutnya, sinergi menjadi kunci utama dalam tercipta dan terlaksananya gerakan sanitasi berbasis masyarakat di Kabupaten Pringsewu sejak tahun 2017.
Baca juga: Sejuta Lebih Warga Lampung Belum Akses Toilet Sehat
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor : Budisantoso Budiman
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Mendukbangga: Perbaikan sanitasi, MCK, bedah rumah dapat entaskan stunting
24 September 2025 20:57 WIB
PHE OSES perbaiki fasilitas sanitasi Desa Sukorahayu di Lampung Timur
27 December 2024 13:40 WIB, 2024
Potret keberhasilan gerakan peduli air dan sanitasi pemuda di Lampung
06 November 2024 13:20 WIB, 2024
ASDP: Hingga Minggu, pemilir tinggalkan Sumatera ke Jawa capai 665.072 orang
01 May 2023 6:28 WIB, 2023
Pj. Bupati Pringsewu resmikan sekaligus serahkan infrastruktur DAK bidang sanitasi 2022
28 February 2023 15:25 WIB, 2023
Dompet Dhuafa Sulsel dukung program perahu dakwah dan sanitasi 300 jamban di Kabupaten Pangkep
29 May 2022 19:14 WIB, 2022