Menteri BUMN: Pertahankan batik sejak sekarang
Selasa, 27 Agustus 2019 19:14 WIB
Mentri BUMN Rini M Soemarno sedang membatik di salah satu kios/stand UMKM yang ada di rest area KM 215 Tulang Bawang (Foto : Antaralampung/Emir F Saputra)
Tulang Bawang (ANTARA) - Menteri BUMN Rini M Soemarno mengatakan, bahan batik yang merupakan kain tradisional khas Indonesia harus dipertahankan dan dilestarikan agar tidaki diakui bangsa lain.
"Batik ini merupakan khas Indonesia, di sini kita harus bisa melestarikan batik, baik di dalam maupun di luar negeri,” kata Rini saat meninjau stand usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di area peristirahatan (rest area) KM 215 Jalan Tol Trans Sumatera ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Selasa.
Di KM 215 itu Menteri BUMN melakukan kunjungan dan menggelar paparan tentang progres pengerjaan ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung dan kesiapan rest area KM 215. dan meninjau kios-kios yang akan dijadikan tempat para pedagang UMKM.
Bahkan pada kesempatan itu, Rini juga menyempatkan untuk membatik tulis yang ada di stand UMKM tersebut.
Menurut Rini batik harus dilestarikan dan diabadikan, karena hasil turun temurun bangsa Indonesia sejak jaman nenek moyang terdahulu.
“Saya suka dengan batik, banyak sekali koleksi batik saya. Kita harus sejak sekarang melestarikan produk budaya agar tidak diakui oleh bangsa asing,” ungkapnya.
Ia mengharapkan, anak-anak bisa terus mengembangkan pengetahuan tentang batik, dan bisa mempertahankan warisan nenek moyang ini hingga ke anak cucu.
"Batik ini merupakan khas Indonesia, di sini kita harus bisa melestarikan batik, baik di dalam maupun di luar negeri,” kata Rini saat meninjau stand usaha mikro kecil dan menengah (UMKM) di area peristirahatan (rest area) KM 215 Jalan Tol Trans Sumatera ruas Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung, Selasa.
Di KM 215 itu Menteri BUMN melakukan kunjungan dan menggelar paparan tentang progres pengerjaan ruas tol Terbanggi Besar-Pematang Panggang-Kayu Agung dan kesiapan rest area KM 215. dan meninjau kios-kios yang akan dijadikan tempat para pedagang UMKM.
Bahkan pada kesempatan itu, Rini juga menyempatkan untuk membatik tulis yang ada di stand UMKM tersebut.
Menurut Rini batik harus dilestarikan dan diabadikan, karena hasil turun temurun bangsa Indonesia sejak jaman nenek moyang terdahulu.
“Saya suka dengan batik, banyak sekali koleksi batik saya. Kita harus sejak sekarang melestarikan produk budaya agar tidak diakui oleh bangsa asing,” ungkapnya.
Ia mengharapkan, anak-anak bisa terus mengembangkan pengetahuan tentang batik, dan bisa mempertahankan warisan nenek moyang ini hingga ke anak cucu.
Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor : Edy Supriyadi
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
TPA Bakung Bandarlampung dalam pengawasan Kementerian Lingkungan Hidup
28 December 2024 16:56 WIB, 2024
Menteri KIM mulai berdatangan melalui Balikpapan menuju Kota Nusantara
11 August 2024 21:43 WIB, 2024
Warga Desa Sukapura terima SK pembebasan hutan dari Menteri LHK Siti Nurbaya
13 August 2023 7:58 WIB, 2023
Erick Thohir minta masyarakat tidak panik dengan gelombang ketiga COVID
30 January 2022 18:16 WIB, 2022
Menteri BUMN apresiasi PNM Mekaar Lampung berdayakan ibu rumah tangga jadi wirausahawan
10 September 2021 20:11 WIB, 2021
Menteri BUMN dan Menag tinjau kesiapan RS Darurat COVID-19 di Lampung
08 August 2021 16:40 WIB, 2021
Terpopuler - Tulangbawang
Lihat Juga
Petugas Rutan Menggala simulasi pemadam kebakaran untuk perkuat kesiapsiagaan
11 February 2026 12:56 WIB
Sengketa lahan tiga kampung di Tulangbawang masuk tahap penentuan titik koordinat
20 January 2026 14:08 WIB
Kapolda Lampung turun langsung redam konflik lahan Isenpatow Bonow Tulangbawang
16 January 2026 16:51 WIB
Dosen UNU Lampung kembangkan pembangkit listrik hybrid untuk petambak udang vaname
21 September 2025 19:12 WIB
Baznas salurkan bantuan satu ton beras bagi korban banjir di Tulangbawang
29 December 2024 9:29 WIB, 2024