Bandarlampung (ANTARA Lampung) - Komandan Korem 043/Garuda Hitam Lampung mengingatkan dan mengajak seluruh masyarakat Provinsi Lampung agar jangan terpengaruh dengan hal-hal yang bertentangan dengan agama dan norma hukum yang berlaku, seperti menjadi pengikut ajaran atau aliran sesat yang tak sejalan dengan ajaran agama yang ada.

Berkaitan dengan antisipasi penyebaran ajaran Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di wilayah Lampung, menurut Kepala Penerangan Korem 043/Garuda Hitam Lampung, Mayor Inf CH Prabowo, di Bandarlampung, Jumat (3/4), Danrem Gatam Lampung Kol Arm Winarto MHum telah diundang membahas soal ISIS oleh TVRI Lampung dalam program acara dialog "Tamu Hari Ini", pada Kamis (2/4).      


Mayor Prabowo menjelaskan, pada dialog di TVRI Lampung itu, Danrem 043/Gatam tampil sebagai narasumber yang menjelaskan terkait persoalan ISIS tersebut, bersama pembicara lainnya pada siaran langsung ini, yaitu Direktur Intelkam Polda Lampung Drs Marudut Hutabarat dan Kadis Kominfo Provinsi Lampung Ir Ahmad Chrisna Putra MEP.

Menurut Kol Winarto, ISIS saat ini tengah gencar diberitakan oleh media-media sekuler Barat sebagai kelompok yang menakutkan dan berbahaya.

Belasan WNI yang dikabarkan hilang dan juga bergabungnya orang-orang untuk masuk dalam kelompok ISIS, saat ini menjadi bahan pemberitaan besar yang terus diangkat oleh media luar maupun lokal, katanya lagi.

Danrem 043/Gatam itu menjelaskan terkait bahaya ISIS yang identik dengan kekerasan dan aksi terornya.

Dia menjelaskan juga terkait gerakan yang menggunakan aksi-aksi kekerasan yang memaksakan sebagai gerakan yang berbahaya.

Ditegaskan oleh Danrem 043/Gatam bahwa syariah dan khilafah merupakan bagian ajaran Islam. Tapi dalam perjuangannya menuju ke sana, tidak boleh menggunakan cara-cara yang dilarang di dalam Islam, seperti melakukan kekerasan, teror dan melakukan paksaan.

Danrem Kol Winarto menjelaskan juga kenapa sebagian orang tertarik kepada ISIS.

Ia mengatakan bahwa orang-orang yang tertarik tersebut adalah mereka yang rindu untuk diterapkan hukum-hukum Allah SWT.

"Mereka itu tertarik pada apa yang dibawa oleh ISIS, yaitu khilafah sebagai institusi negara yang menerapkan syariat Islam. Mereka bukan tertarik oleh kelompok ISIS-nya tersebut. Orang-orang yang ikut bergabung ke ISIS itu tahu akan wajibnya syariah dan khilafah. Namun sayangnya, semangat mereka itu tanpa dibarengi dengan pemahaman yang benar terkait dengan makna syar'i dari khilafah itu sendiri maupun metode untuk mendirikannya," ujar Winarto pula.

Ia menilai, pemberitaan yang berlebihan oleh media sekuler Barat terkait ISIS merupakan bagian dari kampanye hitam mereka kepada Islam.

"Kita semua harus tahu siapa musuh kita sebenarnya. ISIS sengaja untuk memecah belah umat Islam, dan isu ini bisa dimanfaatkan oleh mereka sesuai dengan kepentingan mereka," kata Danrem Gatam Lampung itu pula.

Karena itu, Danrem 043/Gatam mengajak kepada seluruh masyarakat Provinsi Lampung agar jangan terpengaruh dengan hal-hal yang bertentangan dengan agama dan norma hukum yang berlaku, serta dapat bersama-sama menjaga keharmonisan dan kerukunan di tengah masyarakat.