1. Medan (Antara Lampung) - Kesenian opera pernah berjaya di Tanah Batak, namun makin lama semakin tergerus sehingga tak lagi dikenal luas di kalangan generasi muda.


Meski kondisinya memprihatinkan, tetapi masih ada seniman Batak yang tetap menggeluti kesenian opera itu, sehingga kini bahkan  bisa dipentaskan di dalam dan luar negeri.

Sanggar Pusat Latihan Opera Batak (Plot) akan melakukan pertunjukan di Koeln, Jerman, dengan naskah "Perempuan di Pinggir Danau" naskah karya Lena Simanjuntak.
         
"Naskah akan dipentaskan pada 2 November 2013 di Rautenstrauch-Joest-Museum, Koln, Jerman, yang akan ditampilkan dalam tiga bahasa yakni Indonesia, Inggris dan Jerman," kata Direktur Artistik Plot, Thompson HS.
         
Dalam pementasan yang digelar dari rangkaian kegiatan Batak Day, serta dukungan Lembaga Persahabatan Indonesia-Jerman  tersebut pihaknya membawa sembilan orang pemeran yang masing-masing akan memegang peran sendiri dalam naskah tersebut.
         
Pergelaran itu sendiri bertujuan sebagai salah satu bentuk kampanye menjadikan Danau Toba sebagai geopark nasional yang kemudian ditingkatkan sebagai geopark internasional.
         
"Dengan sadar kami juga mendukung percepatan Danau Toba sebagai kawasan Global Geopark Network UNESCO. Ini merupakan salah sati bentuk dukungan kami," katanya.
         
Sebelumnya, pihaknya juga telah dan akan melakukan 'roadshow' ke berbagai kota-kota di Indonesia, membawakan naskah yang sama, dalam upaya memperkenalkan kesenian batak khususnya kepada generasi muda.
    
Seperti misalnya di Medan pada 30-31 Agustus 2013, Pematangsiantar 28 September 2013, Balige pada 5 Oktober 2013, Bandung 19 Oktober 2013, Yogyakarta 21 Oktober 2013, Taman Budaya Solo, Jawa Tengah 23 Oktober 2013, dan Jakarta 26 Oktober 2013.
         
"Untuk keberangkatan ke Jerman nanti kami juga berharap dukungan dari pemerintah Provinsi Sumatera Utara," katanya.


Pewarta : Juraidi
Editor :
Copyright © ANTARA 2024