Arung Jeram? Ke Lampung Barat saja
Kamis, 23 Juni 2011 7:21 WIB
ilustrasi arung jeram (dokumentasi)
Lampung Barat,(ANTARA Lampung) - Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung, menawarkan potensi wisata arung jeram di jalur sungai Way Besay, Kecamatan Sumberjaya, bagi wisatawan domestik dan mancanegara yang gemar berpetualang di sungai berarus deras.
Disparbud Lampung Barat juga akan mengembangkan sejumlah lokasi wisata petualang lainnya yang ada pada empat titik di daerah tersebut.
Sebagian besar keadaan sungai di daerah ini memadai untuk dijadikan kawasaan wisata arung jeram, diketahui arus sungai di Lampung Barat tergolong ekstrim dan menduduki peringkat ke dua dari dari sungai yang terdapat Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat, Hudaibi, di Liwa, sektor pariwisata menjadi salah satu progam tujuan pembangunan daerah, guna mewujudkan Lampung Barat sebagai kawasan pariwisata di Provinsi Lampung, yang berbasis ekonomi kerakyatan.
Wacana pemerintah membuat kawasan desa wisata, yang di bagi menjadi empat titik daerah, diantaranya kawasan Danau Ranau Kecamatan Lumbok Seminung, Pekon Hujung, Kecamatan Belalau, Pekon Puralaksana Kecamatan Sumberjaya, dan Kecamatan Pesisir Lampung Barat, saat ini terus digalakan.
Empat kawasan yang menjadi target desa wisata tersebut, nantinya akan dapat memberikan rangsangan terhadap masyarakat yang tinggal di area wisata, untuk langsung terlibat menjadi pelakon usaha pariwisata, salah satunya yakni usaha penginapan (Home Stay) dan wisata kuliner.
Menurut data yang di peroleh Dinas Pariwisata daan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat, jumlah kunjungan wisatawan di daerah ini mencapai 400 ribu orang lebih per tahun, jumlah tersebut akan meningkat seiring dengan di gelarnya evet tahunan yang di selenggarakan.
(ANTARA/Muklis Hariyanto)
Disparbud Lampung Barat juga akan mengembangkan sejumlah lokasi wisata petualang lainnya yang ada pada empat titik di daerah tersebut.
Sebagian besar keadaan sungai di daerah ini memadai untuk dijadikan kawasaan wisata arung jeram, diketahui arus sungai di Lampung Barat tergolong ekstrim dan menduduki peringkat ke dua dari dari sungai yang terdapat Provinsi Lampung.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat, Hudaibi, di Liwa, sektor pariwisata menjadi salah satu progam tujuan pembangunan daerah, guna mewujudkan Lampung Barat sebagai kawasan pariwisata di Provinsi Lampung, yang berbasis ekonomi kerakyatan.
Wacana pemerintah membuat kawasan desa wisata, yang di bagi menjadi empat titik daerah, diantaranya kawasan Danau Ranau Kecamatan Lumbok Seminung, Pekon Hujung, Kecamatan Belalau, Pekon Puralaksana Kecamatan Sumberjaya, dan Kecamatan Pesisir Lampung Barat, saat ini terus digalakan.
Empat kawasan yang menjadi target desa wisata tersebut, nantinya akan dapat memberikan rangsangan terhadap masyarakat yang tinggal di area wisata, untuk langsung terlibat menjadi pelakon usaha pariwisata, salah satunya yakni usaha penginapan (Home Stay) dan wisata kuliner.
Menurut data yang di peroleh Dinas Pariwisata daan Kebudayaan Kabupaten Lampung Barat, jumlah kunjungan wisatawan di daerah ini mencapai 400 ribu orang lebih per tahun, jumlah tersebut akan meningkat seiring dengan di gelarnya evet tahunan yang di selenggarakan.
(ANTARA/Muklis Hariyanto)
Pewarta :
Editor : Agusta Hidayatullah
Copyright © ANTARA 2026
Terkait
Pemkab Bener Meriah di Aceh kembangkan wisata Arung Jeram DAS Pesangan
21 August 2020 6:54 WIB, 2020
Kemenparekraf salurkan bantuan bagi operator arung jeram terdampak COVID-19
18 August 2020 7:04 WIB, 2020
Kerugian operator arung jeram Indonesia dampak COVID-19 empat bulan capai Rp39,9 miliar
18 August 2020 6:56 WIB, 2020
Disporapar Bengkayang Kalbar maksimalkan potensi destinasi wisata alam arung jeram
17 December 2019 7:26 WIB, 2019
Pemandu wisata arung jeram diajak wujudkan wisata air lebih berkualitas
18 September 2019 15:15 WIB, 2019
Terpopuler - Lampung Barat
Lihat Juga
Pemkab Lampung Barat tegaskan komitmen untuk jaga lingkungan bebas sampah
14 February 2026 20:40 WIB
Bupati Lampung Barat sebut kepala sekolah berperan bangun kedisiplinan murid
15 January 2026 10:21 WIB