
BRMP: Sebaran penerima bantuan bibit hortikultura Lampung capai 136 hektare

Bandarlampung (ANTARA) - Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Lampung menyatakan bahwa sebaran penerima bantuan bibit hortikultura di Provinsi Lampung mencapai 136 hektare di 2026 untuk mendukung peningkatan produksi serta produktivitas hortikultura di provinsi tersebut.
"Sebagai upaya mendukung peningkatan produksi dan produktivitas hortikultura di Provinsi Lampung di tahun 2026 ini, ada bantuan bibit seperti di sektor tanaman pangan, serta perkebunan. Dengan luas sebaran penerima bantuan 136 hektare yang tersebar di 13 kabupaten dan kota di Provinsi Lampung," ujar Plt Kepala Badan Perakitan dan Modernisasi Pertanian (BRMP) Lampung Endro Gunawan di Bandarlampung, Jumat.
Ia mengatakan bantuan bibit hortikultura tersebut dialokasikan untuk tiga komoditas yakni cabai, durian dan tanaman yang mendukung program pekarangan pangan bergizi (P2B). Dengan total nilai bantuan sebanyak Rp1,5 miliar.
"Untuk kawasan cabai total kawasan seluas 83 hektare dengan nilai bantuan Rp925 juta dan tersebar di Kabupaten Lampung Barat 10 hektare, Lampung Timur 8 hektare, Lampung Selatan 5 hektare, Lampung Tengah 5 hektare, Lampung Utara 10 hektare," katanya.
Kemudian Kabupaten Waykanan 10 hektare, Tulang Bawang 5 hektare, Pesawaran 10 hektare, Pringsewu 5 hektare, Tulang Bawang Barat 5 hektare, Pesisir Barat 5 hektare, dan Tanggamus 5 hektare.
"Sedangkan bantuan untuk kawasan durian memiliki total luas 30 hektare dengan nilai bantuan Rp289 juta," ucap dia.
Untuk lokasi penerima bantuan ada di Kabupaten Lampung Selatan 20 hektare, dan Tanggamus 10 hektare.
"Lalu untuk bantuan bagi program pekarangan pangan bergizi seluas 23 hektare dengan nilai total bantuan Rp288 juta," tambahnya.
Bantuan bagi program pekarangan pangan bergizi tersebut tersebar di Kabupaten Lampung Tengah seluas 4 hektare, Lampung Utara 4 hektare, Lampung Selatan 5 hektare, dan Kota Metro 10 hektare.
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
