Logo Header Antaranews Lampung

Luas tambah tanam Lampung meningkat 25.364 hektare

Selasa, 26 Mei 2026 18:46 WIB
Image Print
Ilustrasi- Lahan pertanian yang ada di Kabupaten Pringsewu Lampung. ANTARA/Ruth Intan Sozometa Kanafi.

Bandarlampung (ANTARA) - Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan, Regulasi, dan Reformasi Birokrasi Kementerian Pertanian (Kementan) Tin Latifah mengatakan bahwa luas tambah tanam (LTT) di Provinsi Lampung pada periode Oktober 2025 hingga April 2026 meningkat 25.364 hektare.


"Evaluasi program luas tambah tanam di Provinsi Lampung pada periode Oktober 2025 hingga April 2026 menunjukkan kinerja yang positif, dengan pertumbuhan sebesar 5,42 persen dibandingkan periode yang sama di 2024-2025," ujar Staf Ahli Bidang Hubungan Kelembagaan, Regulasi, dan Reformasi Birokrasi Kementerian Pertanian Tin Latifah di Bandarlampung, Selasa.

Ia mengatakan, luas tambah tanam di Provinsi Lampung pada periode Oktober 2025 hingga April 2026 mencapai luas 492.906 hektare. Sedangkan luas tambah tanam di periode yang sama di 2024-2025 hanya seluas 467.542 hektare.

"Sehingga pertumbuhan sebesar 5,42 persen tersebut menunjukkan adanya penambahan luas tanam seluas 25.364 hektare di Provinsi Lampung pada Oktober 2025 hingga April 2026," katanya.

Dia menjelaskan, capaian luas tambah tanam tersebut menjadikan Provinsi Lampung sebagai provinsi peringkat empat terbesar bersama dengan Provinsi Jawa Tengah dengan luas tambah tanam mencapai 76.990 hektare, Jawa Barat seluas 61.624 hektare, Jawa Timur seluas 61.198 hektare, dan Banten seluas 20.376 hektare.

"Capaian luas tambah tanam ini diharapkan dapat menjadi pemacu peningkatan di periode selanjutnya tepatnya di musim tanam kedua pada Mei-September 2026," ucap dia.

Menurut dia, kabupaten yang menyumbang persentase luas tambah tanam di periode Oktober 2025 hingga April 2026 terbanyak adalah Kabupaten Pesawaran dengan persentase 21,12 persen, kemudian Kabupaten Tulang Bawang dengan persentase 16,85 persen.

Sedangkan bila dihitung per Mei, Lampung masuk dalam enam besar provinsi kontributor utama luas tambah tanam padi nasional, dengan persentase realisasi terhadap target pusat sebesar 62,66 persen.

"Dan kita masih punya waktu enam hari ke depan harapannya kita bisa mencapai persentase 85 persen minimal, sehingga sehari menyumbang 5 ribu hektare untuk satu Lampung dan kalau ini dibagi 10 kabupaten per kabupaten hanya 500 hektare," tambahnya.

Ia menjelaskan, target luas tanam padi di Mei 2026 untuk Lampung sebesar 126.984 hektare, sedangkan realisasi luas tambah tanam di Mei 2025 seluas 105.820 hektare.

Kemudian untuk luas tambah tanam padi total seluas 79.570 hektare, luas tambah tanam optimalisasi lahan (oplah) seluas 13.935 hektare, luas tambah tanam regular sawah seluas 64.829 hektare, luas tambah tanam padi gogo seluas 806 hektare, dan untuk penambahan hari ini meningkat seluas 5.596 hektare.

"Dengan adanya ini kami optimistis Lampung dapat terus mencapai target luas tambah tanam untuk mendukung swasembada pangan nasional," ujar dia.



Pewarta :
Editor: Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026