Logo Header Antaranews Lampung

Dishub Lampung: Mudik gratis jadi upaya tekan kecelakaan di jalan raya

Senin, 16 Maret 2026 17:59 WIB
Image Print
Wakil Gubernur Lampung Jihan Nurlela saat melepas pemudik saat pelaksanaan program mudik gratis 2026 di Lampung. ANTARA/HO-Pemprov Lampung.
Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman, sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Lampung Bambang Sumbogo mengatakan pelaksanaan Program Mudik Gratis Lampung 2026 dapat menjadi upaya dan langkah untuk menekan kecelakaan di jalan raya selama periode mudik Lebaran 2026.

"Program ini merupakan bentuk kepedulian pemerintah untuk membantu masyarakat pulang ke kampung halaman dengan aman dan nyaman, sekaligus menekan angka kecelakaan di jalan raya," ujar Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Lampung Bambang Sumbogo di Bandarlampung, Senin.

Ia mengatakan kecelakaan di jalan raya sering terjadi akibat adanya masyarakat yang kelelahan saat mengendarai kendaraan roda dua, dan dengan adanya mudik gratis masyarakat tidak perlu berkendara sendiri sehingga lebih aman.

"Tujuan utama kami adalah memberikan kemudahan transportasi bagi masyarakat, mengurangi kepadatan kendaraan pribadi di jalan, serta memastikan keselamatan perjalanan selama masa arus mudik lebaran," katanya.

Ia menjelaskan, pada tahun ini, tercatat sebanyak 1.886 orang mengikuti program mudik gratis yang digelar Pemprov Lampung menggunakan moda transportasi kereta api dan bus, terdiri dari masyarakat umum, mahasiswa, dan komponen masyarakat lainnya.

"Mengingat tingginya animo masyarakat, untuk mudik menggunakan bus, panitia melakukan penambahan armada dari rencana awal delapan bus menjadi sembilan bus," ucap dia.

Rincian moda transportasi yang digunakan meliputi moda transportasi kereta api menggunakan Kereta Api Rajabasa dengan melayani 848 orang penumpang dengan tujuan Kertapati, Palembang dan berangkat pukul 08.30 WIB.

Kemudian, Kereta Api Stabas 1 dan 2 melayani total 768 orang penumpang dengan tujuan Baturaja dan Martapura yang terbagi dalam dua jadwal keberangkatan di pagi hari dan siang hari.

Untuk moda transportasi darat berupa bus tersedia sembilan unit bus yang dikerahkan untuk menjangkau wilayah yang tidak dilalui jalur kereta api, antara lain Kabupaten Pesisir Barat yakni di Krui sebanyak tiga bus dengan kapasitas 90 orang.

Kemudian, Kabupaten Lampung Barat di Liwa ada tiga bus dengan kapasitas 90 orang, Kabupaten Way Kanan di Blambangan Umpu ada dua bus dengan kapasitas 60 orang, dan Kabupaten Mesuji satu unit bus dengan kapasitas 30 orang.

"Kami sangat mengapresiasi dukungan dari BUMN, BUMD, dan pihak swasta yang telah bersinergi demi melayani masyarakat Lampung. Semoga perjalanan para pemudik lancar dan selamat sampai tujuan untuk merayakan Lebaran bersama keluarga," tambahnya.

Menurut dia, pelaksanaan pelepasan program mudik gratis terlaksana dengan lancar, meski pemudik mulai memadati area stasiun sejak pagi hari. Kegiatan tersebut juga berjalan dengan pengawalan ketat dari petugas keamanan dan dinas terkait untuk memastikan protokol keselamatan terpenuhi.

Baca juga: Wagub sebut 1.886 warga ikut serta Program Mudik Gratis Lampung 2026

Baca juga: Pemprov Lampung siapkan mudik gratis kereta api untuk Lebaran

Baca juga: Lampung sediakan mudik gratis dalam daerah menggunakan bus



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026