Logo Header Antaranews Lampung

DPRD Lampung desak Pemkot segera berikan hak 398 tenaga kebersihan

Sabtu, 7 Maret 2026 15:35 WIB
Image Print
Ilustrasi - Petugas kebersihan bersama warga bergotong royong membersihkan sungai dari sampah dan sedimentasi di sekitar Sungai Tawangmas, Semarang Barat, Kota Semarang, Jawa Tengah, Selasa (24/2/2026). ANTARA FOTO/Aji Styawan/nym. (ANTARA FOTO/AJI STYAWAN)
Petugas kebersihan itu siang malam bekerja untuk membersihkan kota ini, seharusnya ini jadi prioritas

Bandarlampung (ANTARA) - Anggota DPRD Provinsi Lampung Budiman AS meminta Pemerintah Kota Bandarlampung segera memberi hak 398 petugas kebersihan yang belum menerima gaji sejak Januari 2026.

"Informasinya ada 398 tenaga kebersihan belum menerima gaji bulan Januari 2026. Ini harus jadi perhatian serius, apalagi ini bulan Ramadhan dan sebentar lagi Lebaran," kata Budiman dalam pernyataan di Bandarlampung, Sabtu.

Ia merespon adanya laporan sebanyak 398 tenaga kebersihan di lingkungan Pemkot Bandarlampung yang belum menerima haknya. Kondisi tersebut diperparah dengan adanya peralihan sistem tenaga honorer menjadi outsourcing.

Diketahui, peralihan pengelolaan tenaga kebersihan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH) kepada pihak ketiga mulai berlaku sejak 10 Januari 2026

Budiman menyebut para petugas kebersihan memiliki peran penting dalam menjaga kebersihan dan kenyamanan Kota Bandarlampung. Oleh karena itu, menurut dia, hak mereka seharusnya menjadi prioritas pemerintah kota.

"Petugas kebersihan itu siang malam bekerja untuk membersihkan kota ini, seharusnya ini jadi prioritas," lanjutnya.

Ia pun mengingatkan Wali Kota Bandarlampung agar tetap berpegang pada komitmen kampanye untuk menyejahterakan masyarakat.


Baca juga: Wakil Ketua DPRD Lampung minta Pemkot segera benahi drainase

Baca juga: Ketua DPRD Lampung apresiasi program promo tambah daya PLN selama Ramadhan

Baca juga: DPRD Lampung dorong penguatan rembug desa guna cegah konflik sosial



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026