
Sejumlah lokasi di Bandarlampung terendam air semata kaki hingga betis

Banjir di lokasi ini disebabkan oleh drainase yang tidak berjalan dengan baik karena tertutupnya saluran air oleh akar pohon.
Bandarlampung (ANTARA) - Sejumlah wilayah di Kota Bandarlampung terendam air dengan ketinggian yang berbeda-beda dari mata kaki hingga betis orang dewasa usai dilanda hujan lebat yang sertai angin kencang.
Berdasarkan pantauan, Jumat, hujan deras dan disertai angin kencang mengguyur Kota Bandarlampung hampir satu jam sejak 15.00 WIB hingga 15.54 WIB.
Video-video yang bersebaran di aplikasi WhatsApp menunjukkan sejumlah lokasi di kota ini tergenang banjir seperti kawasan Way Dadi, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Radin Intan, Jalan Pramuka, Rajabasa, serta Jalan Raflesia, Tanjung Senang.
Salah satu wilayah yang terdampak adalah kantor LKBN ANTARA Biro Lampung di Teluk Betung dengan ketinggian air sampai mata kaki orang dewasa. Banjir di lokasi ini disebabkan oleh drainase yang tidak berjalan dengan baik karena tertutupnya saluran air oleh akar pohon.
Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan, Geofisika (BMKG) telah memperkirakan sebagian besar kota di Indonesia mengalami hujan ringan pada Jumat, termasuk di Bandarlampung.
Dalam kesempatan terpisah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bandarlampung mengimbau warga mewaspadai dampak cuaca ekstrem, berupa hujan lebat disertai angin kencang dan petir yang diperkirakan masih akan berlangsung hingga Februari, Maret, dan April mendatang.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Bandarlampung Idham Basyar Saputra meminta masyarakat berperan aktif dalam upaya mitigasi bencana, salah satunya menjaga kebersihan lingkungan.
"Sesuai dengan imbauan Wali Kota Bandarlampung, masyarakat diminta bersama-sama menjaga kebersihan lingkungan, terutama membersihkan sampah dan saluran drainase yang tersumbat guna mengurangi risiko banjir atau genangan air," katanya, awal Januari lalu.
Selain itu, ujar dia, warga diharapkan berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah ketika terjadi hujan disertai angin kencang dan petir.
Baca juga: BPBD Bandarlampung imbau warga waspadai dampak cuaca ekstrem
Baca juga: Kemendagri wajibkan daerah se-Indonesia untuk bentuk dan perkuat BPBD
Baca juga: Wali Kota Eva Dwiana tinjau sejumlah wilayah terdampak banjir di Bandarlampung
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
