
Neraca perdagangan Lampung Januari 2026 surplus 411,47 juta dolar AS

Surplus neraca perdagangan Lampung di Januari sebesar 411,47 juta dolar AS didapat dari nilai impor sebesar 88,67 juta dolar AS, sedangkan nilai ekspor sebesar 500,14 juta dolar AS.
Bandarlampung (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Lampung mencatat bahwa neraca perdagangan luar negeri Lampung di Januari 2026 mengalami surplus sebesar 411,47 juta dolar Amerika Serikat (AS).
"Surplus neraca perdagangan Lampung di Januari sebesar 411,47 juta dolar AS didapat dari nilai impor sebesar 88,67 juta dolar AS, sedangkan nilai ekspor sebesar 500,14 juta dolar AS," ujar Statistisi Ahli Muda BPS Lampung M Sabiel berdasarkan keterangan secara daring di Bandarlampung, Senin.
Ia mengatakan surplus neraca perdagangan Lampung di Januari 2026 lebih rendah dari pada bulan sebelumnya, tepatnya di Desember 2025 yang tercatat surplus neraca perdagangan sebesar 499,47 juta dolar AS.
Namun, surplus neraca perdagangan pada Januari 2026 tercatat lebih tinggi dibandingkan periode sama tahun 2025 sebesar 238,28 juta dolar AS.
Bila dilihat berdasarkan perkembangan nilai ekspor tahunan, ekspor Lampung di Januari 2026 tercatat sebesar 500,14 juta dolar AS, atau mengalami peningkatan 4,73 persen dari Januari 2025 yang hanya 477,54 juta dolar Amerika Serikat.
"Nilai ekspor Januari menurut negara terbesar berasal dari Tiongkok dengan jumlah 95,16 juta dolar AS, Amerika Serikat sebanyak 58,71 juta dolar AS dan Pakistan sebesar 53,91 juta dolar AS," ucap dia.
Komoditas utama ekspor Lampung berasal dari lemak dan minyak hewani atau nabati sebesar 225,32 juta dolar AS, kopi, teh, dan rempah-rempah sebesar 81,47 juta dolar AS serta bahan bakar mineral sebesar 58,69 juta dolar AS.
Sementara itu, impor Lampung di Januari 2026 tercatat sebesar 88,67 juta dolar AS, atau mengalami penurunan sebesar 62,94 persen dibandingkan dengan Januari 2025 yang nilainya sebesar 239,26 juta dolar AS.
Negara utama asal impor Lampung adalah Saudi Arabia dengan nilai impor 21,98 juta dolar AS, Amerika Serikat dengan nilai impor 18,73 juta dolar AS, dan Argentina dengan nilai 15,09 juta dolar AS.
"Dan komoditas impor utama adalah bahan bakar mineral sebesar 22,45 juta dolar AS, ampas dan sisa industri makanan 19,22 juta dolar AS serta pupuk sebesar 14,32 juta dolar AS," tambah M Sabiel.
Baca juga: BPS catat inflasi tahunan Lampung Februari 2026 sebesar 2,95 persen
Baca juga: BPS petakan ekonomi digital dan lingkungan melalui Sensus Ekonomi 2026
Baca juga: Pada 2025, nilai ekspor Lampung 6.637,72 juta dolar AS
Pewarta : Ruth Intan Sozometa Kanafi
Editor:
Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026
