Logo Header Antaranews Lampung

Pjs Ketua OJK minta investor bursa tenang dan tidak panik

Senin, 2 Februari 2026 21:14 WIB
Image Print
Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi (tengah) bersama Chief Investment Officer (CIO) Danantara Indonesia Pandu Patria Sjahrir (dua kiri), dan sejumlah petinggi OJK serta PT Bursa Efek Indonesia (BEI) memberi keterangan Konferensi Pers di Gedung BEI Jakarta, Senin (2/2/2026) (ANTARA/ Muhammad Heriyanto)
Kita titip pesan untuk seluruh investor di Indonesia, jangan panik, tetap tenang, tetap mengambil keputusan investasi secara rasional.

Jakarta (ANTARA) - Anggota Dewan Komisioner Pengganti Ketua dan Wakil Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Friderica Widyasari Dewi alias Kiky berpesan kepada para investor di pasar saham Indonesia untuk tetap tenang dan tidak panik di situasi saat ini.

"Kita titip pesan untuk seluruh investor di Indonesia, jangan panik, tetap tenang, tetap mengambil keputusan investasi secara rasional. Melihat investasi itu adalah bagaimana melihat fundamental dan juga prospek ke depan,” ujar Kiky dalam Konferensi Pers di Gedung Bursa Efek Indonesia (BEI), Jakarta, Senin.

Ia juga mengimbau investor dalam melakukan investasi di pasar saham Indonesia untuk tujuan jangka panjang, dengan berpatokan pada fundamental ekonomi domestik dan prospek pasar modal Indonesia ke depan.

"Kalau kita melihat kalau investasi di pasar modal itu kan melihat jangka panjang, melihat fundamental ekonomi kita sangat baik, dan juga kalau kita melihat prospek ke depan juga sangat baik,” ujar Kiky.

Ia kembali meminta pelaku pasar untuk tetap tidak panik, dan memastikan bahwa OJK dan Bursa Efek Indonesia (BEI) serta Self-Regulatory Organization (SRO) akan menjalankan semua tugas secara baik.

"Jadi tolong jangan panik ya, tetap tenang, dan kita semua disini OJK, SRO, we are doing our job. Kita memastikan semuanya dapat dilaksanakan dengan baik begitu ya,” ujar Kiky.

Dalam kesempatan ini, OJK melaporkan investor asing mencatatkan aksi beli bersih (net buy) senilai Rp654,9 miliar di pasar saham Indonesia pada perdagangan hari Senin (02/02), setelah mereka melakukan aksi jual bersih (net sell) sepanjang empat hari pada pekan lalu.

“Ternyata setelah empat hari asing net sell, pada hari ini asing mencatatkan net buy sebesar Rp654,9 miliar. Jadi ini berita bagusnya bahwa ternyata foreign buy hari ini setelah empat hari kemarin net sell dari foreign,” ujar Kiky.

Data penutupan perdagangan BEI pada Senin (02/02) sore, IHSG ditutup melemah 406,88 poin atau 4,88 persen ke posisi 7.922,73. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 27,29 poin atau 3,27 persen ke posisi 806,24.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.949.040 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 50,41 miliar lembar saham senilai Rp29,17 triliun. Sebanyak 58 saham naik 720 saham menurun dan 36 tidak bergerak nilainya.


Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pjs Ketua OJK minta investor tetap tenang dan tidak panik



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026