Wabup Lamsel sebut program mahasiswa masuk desa tingkatkan kapasitas

id Lampung selatan ,Program unggulan ,IMM Masuk desa

Wabup Lamsel sebut program mahasiswa masuk desa tingkatkan kapasitas

Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar saat setelah menghadiri pelantikan PC IMM Lampung Selatan Periode 2026-2027 dan pelepasan Program IMM Masuk Desa, di Aula Sebesi, Kantor PKK setempat. ANTARA/Riadi Gunawan

Ini bukan sekadar program turun ke lapangan, tetapi membangun kesadaran kolektif dan kemandirian masyarakat

Lampung Selatan (ANTARA) - Wakil Bupati (Wabup) Lampung Selatan (Lamsel), M. Syaiful Anwar, mengharapkan program Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) masuk desa dapat menjadi katalisator penguatan kapasitas masyarakat, mulai dari sektor ekonomi hingga pendidikan.

"BUMDes, UMKM, kelompok tani, PAUD, hingga pondok pesantren di pelosok desa membutuhkan sentuhan energi muda. Ini bukan sekadar program turun ke lapangan, tetapi membangun kesadaran kolektif dan kemandirian masyarakat," kata Wabup Lamsel M. Syaiful Anwar di Kalianda, Rabu.

Menurut dia, kehadiran mahasiswa kader IMM Lampung Selatan di tengah-tengah masyarakat desa mampu mendorong pembangunan daerah berbasis gotong royong dan kebersamaan.

Oleh karena itu, ia menyatakan dukungan penuh terhadap program tersebut, sebab dinilai sejalan dengan kebutuhan masyarakat di desa.

Menurut dia, IMM Lampung Selatan dapat menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam menyuarakan gagasan kritis sekaligus berkontribusi nyata di tengah masyarakat.

"Kami percaya, perencanaan dan pembangunan daerah yang baik harus melibatkan semua unsur, termasuk semangat muda dan intelektual mahasiswa. Pemerintah Kabupaten Lampung Selatan sangat terbuka terhadap partisipasi aktif IMM,” ujar Syaiful.

Saat ini transformasi IMM tidak hanya berdampak pada penguatan internal organisasi, tetapi juga mampu menjadi motor penggerak perubahan sosial yang berkelanjutan demi terwujudnya Lampung Selatan yang lebih maju, adil, dan sejahtera.

Sementara itu, Pimpinan Cabang IMM Lampung Selatan Mesyur Cindy Ahmad Syarif menjelaskan program IMM masuk desa akan diterjunkan dalam 10 kelompok yang tersebar di sejumlah kecamatan, diantaranya Bakauheni, Way Sulan, Sragi, Rajabasa, dan Candipuro.

"Setiap kelompok beranggotakan 10 kader dengan pendampingan tiga hingga lima instruktur. Masing-masing kelompok telah menyusun program kerja berupa pelatihan organisasi serta kegiatan pemberdayaan masyarakat untuk meningkatkan kapasitas warga di tingkat kecamatan," ucapnya.

Ia menerangkan program unggulan tersebut bukan sekadar agenda organisasi, tetapi gerakan pengabdian yang langsung menyentuh kepada masyarakat hingga ke pelosok desa.

"IMM masuk desa akan dilaksanakan selama satu minggu dan melibatkan kolaborasi dengan pemerintah daerah, stakeholder, BUMN, serta Dinas Sosial. Program ini berpotensi menjadi percontohan bagi cabang-cabang IMM lainnya, bahkan di luar Lampung," ujarnya.

Baca juga: Polres Lamsel periksa kesehatan petugas SPPG untuk keamanan MBG

Baca juga: Pemkab Lamsel perkuat ketahanan pangan nasional dengan panen raya

Baca juga: Dinkes Lampung Selatan lakukan upaya untuk memutus penyebaran DBD

Pewarta :
Editor : Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.