Logo Header Antaranews Lampung

Pemerintah diminta atasi konflik gajah dengan manusia di Lampung Timur

Kamis, 1 Januari 2026 08:46 WIB
Image Print
Pimpinan Majalis Dikdasmen PDM Muhammadiah Kabupaten Lampung Timur, Ahmad Latiful Mufti. FOTO ANTARA/HO
Kejadian kemarin seharusnya menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah cepat dan tepat sehingga tidak terjadi korban jiwa lagi.

Lampung Timur (ANTARA) - Pimpinan Majelis Dikdasmen PDM Muhammadiah Kabupaten Lampung Timur, Ahmad Latiful Mufti meminta pemerintah untuk bertanggungjawab atas konflik satwa gajah dengan manusia di Lampung Timur, yang mengakibatkan tewasnya Kepala Desa Braja Asri Lampung Timur, Darusman.

"Menteri Raja Juli Anthony harus bertanggung jawab dan segera mengambil tindakan cepat dan tepat untuk menyelesaikan konflik ini," kata Ahmad Latiful Mufti dalam keterangannya di Lampung Timur, Kamis.

Ahmad Latiful Mufti mengatakan banyak solusi untuk menyudahi konflik satwa gajah dengan manusia di Desa Braja Asri Lampung Timur.

"Tiga poin yang harus dilakukan Kemenhut adalah membangun tanggul permanen yang panjang dan tinggi antara perkebunan warga dan hutan Way Kambas. Mendirikan lampu penerangan panel solar untuk memonitor pergerakan gajah liar ke perkebunan warga. Mengaktifkan PAM swakarsa yang bertugas sebagai penghalau gajah liar. PAM Swakarsa dari unsur petani desa penyangga," terangnya.

Sebagai warga setempat, Ahmad Latiful mengaku sedih karena konflik gajah dengan manusia terus berulang, hingga menimbulkan kerugian ekonomi, bahkan jiwa Kepala Desa Braja Asri.

Menurut dia, Kepala Desa Braja Asri, Darusman adalah sosok kepala desa yang sangat peduli dengan warga, khususnya dalam urusan konflik dengan gajah liar. Darusman sering menyampaikan aspirasi warga, baik dengan Balai TNWK, Pemda Lampung Timur, bahkan dengan kementerian Kehutanan RI di Jakarta.

"Kejadian kemarin seharusnya menjadi catatan penting bagi pemerintah untuk segera mengambil langkah cepat dan tepat sehingga tidak terjadi korban jiwa lagi. Cukup Pak Darusman sebagai puncak perjuangan para petani Braja Asri," katanya.

Baca juga: Kades Braja Asri Lampung Timur meninggal akibat serangan gajah liar

Baca juga: Warga diminta waspada terhadap 18 gajah liar di Suoh-Tanggamus

Baca juga: Kawanan gajah di Lampung Barat kembali rusak pemakaman umum



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026