Logo Header Antaranews Lampung

Kanwil Kemenag: Kerukunan umat beragama di Lampung dalam kondisi baik

Minggu, 30 November 2025 09:35 WIB
Image Print
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung Zulkarnain. (ANTARA/HO-Kemenag Lampung)
Untuk kerukunan umat beragama, Alhamdulillah berada dalam kondisi baik meskipun terdapat riak-riak kecil dalam menjaga dan merawatnya

Bandarlampung (ANTARA) - Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Lampung Zulkarnain mengatakan bahwa kerukunan umat beragama di provinsi ini dalam kondisi baik dan tidak berada dalam situasi mengkhawatirkan.

"Untuk kerukunan umat beragama, Alhamdulillah berada dalam kondisi baik meskipun terdapat riak-riak kecil dalam menjaga dan merawatnya," katanya di Bandarlampung, Minggu.

Ia mengatakan bahwa kerukunan umat beragama tidak akan terwujud tanpa kerja sama semua pihak, termasuk aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Kemenag Lampung.

"Seperti yang Menteri Agama Nasaruddin Umar katakan ASN di lingkungan Kemenag Lampung harus proaktif membaca tanda-tanda kecenderungan konflik. Karena Kemenag harus menjadi penjaga nilai dan ruang publik agar tetap rukun. Kita ini membentuk keindonesiaan yang sangat kultur,” katanya.

Zulkarnain pun berharap kunjungan Menag beberapa waktu lalu akan semakin memperkuat komitmen ASN Kemenag Lampung dalam menjaga kerukunan dan meningkatkan kualitas pelayanan keagamaan di daerah.

Berdasarkan data terkini, jumlah ASN, guru, penghulu, dan penyuluh agama di Lampung mencapai total 8.436 ASN, yang terdiri atas 4.848 PNS dan 3.588 PPPK.

"Di sektor pendidikan, Lampung memiliki 18 MAN, 28 MTsN, 53 MIN, dan ribuan madrasah swasta di berbagai tingkatan. Selain itu, terdapat 225 KUA kecamatan, termasuk 70 KUA yang dibangun melalui skema SBSN," kata dia.

Ia mengatakan bahwa dengan jumlah tersebut diharapkan seluruh ASN dapat ikhlas, atau melakukan sesuatu dengan tulus tanpa pamrih dalam bentuk pelayanan publik.

"ASN Kementerian Agama harus memiliki rata-rata keikhlasan di atas masyarakat umum. Serta memahami dan mengimplementasikan program prioritas Kementerian Agama, terutama ekoteologi dan kurikulum berbasis cinta," kata dia.

Baca juga: Kemenag Lampung sebut kepuasan masyarakat jadi ukuran keberhasilan ASN

Baca juga: Kemenag Lampung perkuat deteksi dini konflik sosial lewat EWS

Baca juga: Kanwil Kemenag Lampung sebut kurikulum berbasis cinta jadi terobosan penting



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026