Logo Header Antaranews Lampung

KAI Tanjungkarang catat angkutan barang semester I tahun 2025 sebesar 14,06 juta ton

Kamis, 24 Juli 2025 17:14 WIB
Image Print
Pelaksana tugas Executive Vice President KAI Divre IV Tanjungkarang, Mohamad Ramdany (kiri) saat dimintai keterangan di Bandarampung, Kamis (25/7/2025). (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Angkutan kereta api mampu menekan emisi karbon, sehingga menjadi solusi logistik yang berkelanjutan di tengah isu perubahan iklim

Bandarlampung   (ANTARA) - PT Kereta Api Indonesia Persero (KAI) Divisi Regional IV Tanjungkarang mencatat volume angkutan barang pada Januari–Juni atau semester I 2025 mencapai 14.059.885,2 (14,06 juta) ton.

"Kami mencatat kinerja positif sepanjang semester I 2025. Di mana volume angkutan barang pada Januari–Juni 2025 mencapai 14.059.885,2 (14,06 juta) ton atau naik dua persen dari semester I 2024 yang tercatat 13.757.590,5 (13,76 juta) ton," kata Pelaksana tugas Executive Vice President KAI Divre IV Tanjungkarang, Mohamad Ramdany di Bandarlampung, Kamis.

Ia menyampaikan bahwa batu bara menjadi komoditas utama dengan kontribusi 99 persen atau sebesar 13.874.856,2 (13,87 juta) ton dari total angkutan barang pada semester pertama 2025.

"Komoditas lainnya yang diangkut yakni semen dalam bentuk pallet dan curah, bahan bakar minyak (BBM), serta bahan baku kertas," kata dia.

Ia menambahkan peningkatan tersebut menunjukkan kepercayaan industri terhadap layanan logistik berbasis kereta api terus tumbuh. Selain efisiensi, moda ini juga dinilai lebih ramah lingkungan dibandingkan transportasi jalan raya.

"Angkutan kereta api mampu menekan emisi karbon, sehingga menjadi solusi logistik yang berkelanjutan di tengah isu perubahan iklim," kata dia.

Kemudian, lanjut dia, di sektor angkutan penumpang, Divre IV Tanjungkarang mencatatkan jumlah penumpang sebanyak 584.065 orang pada semester I 2025.

"Angka ini meningkat 10 persen dibandingkan periode yang sama 2024 yang tercatat 532.177 penumpang," kata dia.

Ramdany menyebut faktor ketepatan waktu atau On Time Performance (OTP) menjadi salah satu alasan meningkatnya minat masyarakat menggunakan kereta api.

“OTP keberangkatan mencapai rata-rata 99,76 persen dan kedatangan 95,46 persen selama semester pertama 2025,” jelasnya.

Ia menyampaikan apresiasi atas kepercayaan pelanggan dan menegaskan komitmen KAI untuk terus memberikan layanan yang aman, nyaman dan tepat waktu, khususnya di wilayah Sumatera Bagian Selatan.

“Kami ucapkan terima kasih atas kepercayaan masyarakat yang terus tumbuh. KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan demi memenuhi harapan pelanggan,” katanya.


Baca juga: Sambut Hari Anak, KCIC, KAI Services, dan Dompet Dhuafa Jabar bahagiakan puluhan anak yatim

Baca juga: KAI Tanjungkarang terima 13 unit lokomotif baru untuk perkuat armada

Baca juga: KAI Tanjungkarang: Waspada penipuan berkedok pengadaan barang



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026