Bank Raya sepakati rombak jajaran direksi lewat RUPST 2024

id bank raya,RUPST

Bank Raya sepakati rombak jajaran direksi lewat RUPST 2024

Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia saat memaparkan hasil RUPST 2024 secara virtual di Jakarta, Selasa (30/4/2024) (ANTARA/Bayu Saputra)

Jakarta (ANTARA) - PT Bank Raya Indonesia Tbk (AGRO) memutuskan untuk merombak jajaran dewan komisaris dan direksi.

Kesepakatan tersebut merupakan hasil dari Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) 2024 yang digelar Selasa.

"RUPST 2024 kali ini menghasilkan beberapa keputusan penting, yang tentunya mendukung visi Bank Raya tersebut. Keputusan tersebut adalah bentuk dukungan yang kuat dari pemegang saham kepada manajemen untuk terus mengakselerasi rencana pertumbuhan bisnis perseroan secara jangka panjang,” kata Direktur Utama Bank Raya Ida Bagus Ketut Subagia konferensi pers secara virtual di Jakarta.



Susunan dewan komisaris dan direksi yang baru sebagaimana berikut:

Dewan Komisaris:

- Komisaris Utama : Muhammad Sidik Heruwibowo
- Komisaris Independen : Johanes Kuntjoro Adi S.
- Komisaris Independen : Retno Wahyuni Wijayanti
- Komisaris Independen : Christophorus Heru Budiargo

Dewan Direksi:

- Direktur Utama : Ida Bagus Ketut Subagia
- Direktur Enterprise Risk Management, Compliance & Human Resource : Danar Widyantoro
- Direktur Keuangan : Rustarti Suri Pertiwi
- Direktur Digital & Operasional : Lukman Hakim
- Direktur Retail Agri & Pendanaan : Kicky Andrie Davetra

Susunan dewan komisaris dan direksi tersebut akan berlaku efektif setelah para calon komisaris dan direksi lulus Uji Kemampuan dan Kepatutan oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK).

“Kami mengucapkan apresiasi setinggi-tingginya atas kontribusi dan dedikasi Bapak Achmad F.C. Barir, Bapak Eko B. Supriyanto, Bapak Bhimo Wikan Hantoro, dan Bapak Dedy Hendrianto yang telah berperan dalam mengawal proses transformasi Bank Raya menjadi bank digital. Kami meyakini keputusan Pemegang Saham ini akan mampu membawa Bank Raya menjadi bank digital yang tangguh dan tumbuh sehat, serta semakin berperan dalam mendorong percepatan inklusi keuangan digital di Indonesia,” ujar Bagus.

Dalam RUPST 2024 Perseroan juga menetapkan penggunaan Laba Perseroan sebesar Rp24,35 miliar yang tercatat tumbuh 112,47 persen secara tahunan (yoy) sebagai retained earning.

Selain itu, sebagai salah satu upaya peningkatan tata kelola perusahaan yang baik, Perseroan melakukan perubahan Anggaran Dasar guna menyesuaikan dengan POJK 17 tahun 2023 tentang Penerapan Tata Kelola bagi Bank Umum.

“Bank Raya terus berfokus pada pertumbuhan bisnis digital yang berkualitas, untuk itu kami akan terus berinovasi untuk memberikan akses perbankan digital terluas untuk segmen mikro dan kecil di Indonesia. Dalam RUPST 2024 kali ini menghasilkan beberapa keputusan penting, yang tentunya mendukung visi Bank Raya tersebut. Keputusan tersebut adalah bentuk dukungan yang kuat dari pemegang saham kepada manajemen untuk terus mengakselerasi rencana pertumbuhan bisnis perseroan secara jangka panjang,” pungkasnya.