
PLN UID Lampung sambut kedatangan 20 pegawai baru

Bandarlampung (ANTARA) -
PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi Lampung menyambut dan menerima kedatangan 20 orang pegawai baru yang nantinya akan ditempatkan pada beberapa kantor Unit Layanan Pelanggan (ULP) di Lampung.
"Para punggawa kelistrikan tersebut berasal dari berbagai perguruan tinggi di seluruh Indonesia," kata
General Manager PLN UID Lampung, Saleh Siswanto, dalam keteranganya di Bandarlampung, Kamis.
Ia mengatakan, kehadiran pegawai baru ini dipersiapkan PLN untuk memperkuat pelayanan serta menjadi energi baru yang dapat memberikan perubahan yang lebih baik bagi PLN.
"Pegawai baru harus dapat beradaptasi dengan cepat, memberikan warna baru, energi baru serta semangat baru terutama dalam hal pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," kata Saleh.
Dia menambahkan, sebanyak 20 orang ini sebagai ujung tombak pelayanan, dalam melakukan pelayanan dan berinteraksi dengan masyarakat harus dapat menjaga nama baik perusahaan.
"Berbekal tata nilai budaya Akhlak, besar harapannya, dalam menjalankan proses bisnis dan pelayanan harus sesuai dengan prosedur dan ketentuan yang berlaku," tegasnya.
Saleh juga berpesan, selain harus dapat beradaptasi dengan cepat di lingkungan sekitar, para punggawa kelistrikan juga wajib selalu mengedepankan keselamatan dan keamanan dalam setiap pekerjaannya.
"Keselamatan dalam pekerjaan harus ditanam dalam sanubari setiap insan PLN karena tidak ada yang lebih penting dari jiwa manusia," terang Saleh Siswanto.
Sementara, salah satu pegawai baru asal pulau dewata Bali, Komang Putri Maharani mengatakan, mengabdi di PLN UID Lampung menjadi pengalaman pertamanya keluar dari kampung halaman dan jauh dari keluarga.
Menurutnya, sebagai anak bungsu perempuan dari tiga bersaudara, Putri (sapaan akrabnya) merasa cukup berat jauh dari keluarga. Kendati demikian, Dia sangat senang karena berkesempatan mengabdikan dirinya di perusahaan listrik negara dan melayani masyarakat di Lampung.
Pewarta : Emir Fajar Saputra
Editor:
Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2026
