Mukomuko (ANTARA) -
Ia mengatakan, saat ini proses perencanaan pembangunan rumah sakit melalui konsultan sudah selesai.
Setelah ini, katanya, dilanjutkan dengan tahapan pelelangan fisik pembangunan rumah sakit sekitar bulan Mei 2023 lalu penandatanganan kontrak pembangunan fisik bulan Juni.
Ia mengatakan, meskipun anggaran untuk pembangunan rumah sakit di daerah ini besar, namun kegiatan pembangunannya harus selesai dalam tahun ini.
"Harus selesai, harus terserap tahun ini, kalau tidak terserap tidak bagus. Kita optimistis pengerjaan pembangunannya bisa selesai tepat waktu," ujarnya.
Terkait dengan sumber daya manusia untuk bekerja di Rumah Sakit Pratama, pihaknya mempunyai nota kesepahaman dengan Universitas Andalas Padang untuk merekrut tenaga dokter spesialis.
Selain itu, katanya, dengan tenaga kesehatan seperti bidan dan perawat, pihaknya akan memberdayakan sumber daya manusia di Kecamatan Mukomuko Selatan untuk dioptimalkan.
"Di RSUD Mukomuko kelebihan sumber daya manusia. Kelebihan sumber daya ini bisa dialihkan ke sana," ujarnya.
Pemerintah membangun Rumah Sakit Pratama tersebut karena jarak dengan rumah sakit terdekat lebih kurang 160 kilometer, baik dari RSUD Mukomuko maupun rumah sakit di Bengkulu.
Rumah Sakit Pratama tersebut bisa menerima pelayanan kesehatan dari wilayah mana saja.
Terkait penetapan lokasi Rumah Sakit Pratama di Desa Air Buluh, Kecamatan Mukomuko Selatan dilihat dari sisi lingkungan, keekonomian, transportasi.
