Logo Header Antaranews Lampung

Terkait cacar monyet, Lampung diminta lebih waspada

Jumat, 29 Juli 2022 10:08 WIB
Image Print
Petugas memantau suhu badan penumpang untuk pengawasan dan antisipasi penyebaran virus Monkeypox atau cacar monyet. ANTARA/Nyoman Hendra Wibowo

Bandarlampung (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Lampung mengatakan dalam upaya mengantisipasi adanya persebaran cacar monyet pihaknya terus melakukan pemantauan melalui petugas surveilans puskesmas di daerah setempat.

"Untuk cacar monyet ini memang kami sudah diberi peringatan oleh Kementerian Kesehatan untuk lebih waspada, karena namanya virus tentu potensi penyebaran ada," ujar Kepala Bidang Pencegahan Penyakit Dinkes Provinsi Lampung, Lusi Darmayanti, saat dihubungi di Bandarlampung, Kamis.

Dia melanjutkan, dengan kondisi geografis Provinsi Lampung sebagai daerah jalur pelintasan antarpulau, akan lebih rentan terhadap penularan penyakit dari luar daerah.

"Lampung ini banyak pelaku perjalanan ke luar masuk karena jadi pintu masuk. Sehingga risiko untuk terjadinya penularan penyakit itu cukup besar. Oleh karena itu untuk cacar monyet ini ada penjagaan melalui petugas puskesmas di kabupaten/kota," katanya.

Ia mengatakan, penjagaan oleh petugas surveilans di puskesmas di 15 kabupaten dan kota itu bertujuan untuk mengidentifikasi adanya gejala klinis yang mengarah kepada cacar monyet di tengah masyarakat.

"Petugas surveilans di puskesmas ini nanti memantau kalau ada gejala cacar monyet yang ditemukan di daerah, agar bisa langsung ditindaklanjuti untuk pemeriksaan dan pelaporan kepada Kementerian Kesehatan," ucapnya.

Dia melanjutkan, karena cacar monyet merupakan salah satu penyakit baru, semua sampel pemeriksaan terhadap gejala klinis yang mengacu kepada penyakit tersebut langsung dikirimkan ke Kementerian Kesehatan.

"Karena ini penyakit baru pemeriksaan, tata laksana, dan yang berhak mengkonfirmasi adalah Kementerian Kesehatan, seperti disini kita beberapa waktu lalu hanya mengirimkan beberapa sampel dan konfirmasi atas sampel langsung dari pusat," tambah dia.

Ia mengharapkan, dengan adanya penjagaan dan pemantauan dari surveilans yang ada di 15 kabupaten dan kota di Lampung dapat membantu mengantisipasi sebaran penyakit cacar monyet.



Pewarta :
Editor: Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026