Pemetaan Grab segera beroperasi penuh pada Q3 2022

id Grab

Pemetaan Grab segera beroperasi penuh pada Q3 2022

Ilustrasi - Logo Grab terlihat di Money 20/20 Asia Fintech Trade Show di Singapura, Kamis (21/3/2019). ANTARA/REUTERS/Anshuman Daga/am.

Jakarta (ANTARA) - GrabMaps yang merupakan layanan pemetaan dan layanan lokasi berbasis kecerdasan diharapkan bisa beroperasi pada kuartal 3 (Q3) 2022.

Layanan ini tersedia untuk semua layanan Grab di 7 dari 8 negara operasional Grab.

Co-founder Grab Tan Hooi Ling dalam keterangan pers, Jumat, mengatakan, GrabMaps adalah salah satu contoh inovasi teknologi yang menjawab kebutuhan di setiap wilayah Asia Tenggara.

"Kami telah berinvestasi untuk mengubah kecerdasan ini menjadi sebuah keunggulan yang kompetitif, memungkinkan kami untuk melayani pelanggan dan mitra kami dengan pengalaman terbaik, di saat yang sama mendorong efisiensi dan penghematan biaya untuk bisnis," jelas Tan.

Teknologi pemetaan dan titik penjemputan (Point of Interest/POI) dan route intelligence merupakan bagian yang sangat penting bagi sebagian besar fitur inti yang diandalkan oleh platform seperti Grab.

Mulai dari alokasi pengemudi/mitra pengiriman, perhitungan Perkiraan Waktu Kedatangan (Estimated Time of Arrival/ETA), perencanaan rute hingga optimalisasi biaya pengiriman dan lainnya.

Saat ini, GrabMaps mendukung lebih dari 800 miliar panggilan Application Programming Interface/API per bulan di berbagai layanan Grab.

Keunggulan utama GrabMaps terletak pada prinsip pemetaan yang dibangun berbasis komunitas yang melibatkan konsumen, mitra usaha, dan armada mitra pengemudi serta mitra pengiriman Grab.

Solusi GrabMaps diambil dari data baru dari jutaan pesanan dan perjalanan yang dilayani setiap hari dan diperoleh secara real-time.

 
Pewarta :
Editor : Agus Wira Sukarta
COPYRIGHT © ANTARA 2022