
Tujuh guru SD tertular COVID-19
Kamis, 10 Februari 2022 05:46 WIB

Bandarlampung (ANTARA) - Tujuh guru sekolah dasar (SD) di Kota Bandarlampung, Provinsi Lampung, dikonfirmasi tertular COVID-19 menurut data Dinas Pendidikan dan Kebudayaan.
Menurut Pelaksana Tugas Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Bandarlampung Mulyadi ada satu guru yang tertular COVID-19 di SDN 2 Beringin Raya dan enam guru yang positif COVID-19 di SDN 1 Tanjungsenang.Wali Kota Bandarlampung Eva Dwiana di Bandarlampung, Rabu, mengatakan bahwa dia sudah menerima laporan mengenai guru sekolah dasar yang terserang COVID-19.
Dia meminta instansi pemerintah terkait bekerja sama mencegah dan mengatasi penularan COVID-19 di sekolah dan lingkungan yang lain.
"Saya yakni kalau kita kerja sama dengan baik dapat mengatasi COVID-19," katanya, lalu mengatakan bahwa hingga sekarang banyak warga yang masih meremehkan COVID-19.
Mulyadi mengatakan bahwa guru yang terserang COVID-19 sudah menjalani isolasi mandiri (isoman) dan pemerintah sudah menindaklanjuti penularan virus corona pada guru dengan melakukan pelacakan riwayat kontak dan pemeriksaan.
"Kami sudah sampaikan kepada sekolah agar yang terpapar untuk isoman dulu. Kemudian yang tidak terpapar, mereka tetap piket dengan sistem sif dua sampai tiga orang, supaya ada pelayanan bagi yang ingin legalisir ijazah atau keperluan surat menyurat," kata dia.
Ia mengatakan bahwa dinas belum menerima laporan mengenai kasus penularan COVID-19 pada siswa sekolah di Bandarlampung.
"Di tahun 2022, ini adalah kasus pertama di SD, khususnya tenaga pendidik, untuk informasi lainnya kami belum dapat," katanya.
Pewarta : Dian Hadiyatna
Editor:
Hisar Sitanggang
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.
