Kopi bubuk khas Gresik kini hadir di "e-commerce"

id Kopi cr.1,Kopi bubuk gresik

Kopi bubuk khas Gresik kini hadir di "e-commerce"

Kopi bubuk khas Gresik CR.1 (ANTARA/Ho)

Jakarta (ANTARA) - Kopi produksi Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Kota Gredik, Jawa Timur, dengan merek CR1 sekarang telah hadir di sejumlah platform e-commerce, seperti Bukalapak, Shopee, dan Lazada.

Efek pandemi virus corona dan berusaha mengikuti perkembangan jaman merupakan alasan CR1 masuk ke e-commerce, menurut pemilik merek kopi khas Gresik CR1, Choiri, dalam pernyataan persnya, Jumat.

Choiri yang juga mengelola warung kopi Cak Ri di Gresik ini telah menekuni usaha kopi sejak 1989. Cak Ri berpengalaman bekerja bersama kopi sejak puluhan tahun lalu hingga akhirnya meluncurkan sendiri kopi bubuk racikannya pada 2010 dengan merek CR1.

Populernya kopi bubuk Gresik berawal dari budaya "ngopi" yang melekat kuat di setiap aktivitas warganya. Hampir di seluruh sudut kota, sekarang dapat menemui sejumlah orang asyik bercengkerama sambil menikmati kopi di warung kopi.

Itu sebabnya, selain sebutan Kota Pudak, Gresik juga dikenal dengan Kota Seribu Warung Kopi untuk melengkapi kota kopi lainnya di Indonesia, seperti Aceh, Bangka Belitung dan beberapa daerah lainnya.

Dinas Koperasi, UMKM, Perindustrian dan Perdagangan (Diskoperindag) Gresik mencatat ada 4.700 warung kopi yang tersebar di seluruh Gresik pada 2017. Rata-rata mereka bisa mengantongi omzet hingga ratusan juta rupiah setiap bulan.

Menjamurnya prospek warung kopi lambat laun berpengaruh pada sektor UMKM. Sejak beberapa tahun terakhir ini mulai bermunculan sejumlah kopi bubuk lokal Gresik dengan keunikan rasa dan ciri khas masing-masing, salah satunya adalah Kopi CR1.

Robusta menjadi pilihan Cak Ri untuk bahan utama kopinya. Jenis kopi ini dipakai karena dianggap cocok dengan lidah orang Indonesia, terutama orang Jawa.

Artinya, robusta mudah diterima semua kalangan, baik pecinta kopi sejati atau peminum kopi selingan. Dengan tetap berkomitmen pada cita rasa, Kopi CR1 dibuat tanpa menggunakan bahan campuran atau bisa dibilang 100 persen memakai biji kopi murni.

Semua proses, mulai pemilihan biji kopi hingga pengepakan dilakukan secara profesional dan higienis. Semua dilakukan demi konsistensi dalam rasa.
Pewarta :
Editor : Samino Nugroho
COPYRIGHT © ANTARA 2020

Komentar