Logo Header Antaranews Lampung

Pelatih Arema sebut keputusan wasit membuat timnya kalah

Rabu, 11 Maret 2026 04:04 WIB
Image Print
Pelatih Arema Marcos Santos (hitam kanan) saat memberikan keterangan usai pertandingan melawan Bhayangkara Presisi Lampung FC. Bandarlampung, Selasa (10/3/2026) (ANTARA/Dian Hadiyatna)
Pertandingan melawan Bhayangkara berlangsung sulit, bukan hanya karena kualitas lawan, tetapi juga kepemimpinan wasit yang memengaruhi jalannya laga

Bandarlampung (ANTARA) - Pelatih Arema FC Marcos Santos menilai timnya kalah 1-2 dari tuan rumah Bhayangkara Presisi Lampung FC pada laga lanjutan Liga Super 2025/2026 karena kepemimpinan wasit yang banyak merugikan pihaknya.

"Pertandingan melawan Bhayangkara berlangsung sulit, bukan hanya karena kualitas lawan, tetapi juga kepemimpinan wasit yang memengaruhi jalannya laga," kata dia setelah pertandingan di Bandarlampung, Selasa.

Ia menilai Bhayangkara tim yang memiliki kualitas baik dengan para pemain yang juga mumpuni. Namun, keputusan wasit asal Jepang Yudai Yamamoto sejak awal hingga akhir pertandingan, membuat timnya berada dalam posisi yang tidak mudah.

"Saya pernah melatih di liga Italia dan (turnamen) Copa Libertadores, tetapi saya tidak pernah melihat kepemimpinan wasit seperti ini. Tapi saya tetap menghormati keputusan wasit," kata dia.

Menurut dia, keputusan kartu merah memang merupakan hak wasit. Namun, perbedaan keputusan diberikan kepada tim tuan rumah, karena Bhayangkara yang di laga tersebut juga bermain keras tidak mendapatkan kartu merah sama sekali.

"Kami bukan tidak menghormati wasit, tetapi dalam situasi seperti ini tentu menjadi sulit. Tentunya saya prihatin dengan sepakbola Indonesia yang sudah maju, tetapi kalau menggunakan wasit dari luar harus lebih tegas lagi,” katanya.

Dalam kesempatan itu, Marcos Santos memberikan apresiasi kepada para pemain Arema yang telah berjuang hingga peluit akhir pertandingan. Bahkan Arema sempat unggul terlebih dulu melalui Joel Vinicius jelang akhir babak pertama.

Dengan kekalahan ini, Arema masih bertahan di posisi 11 klasemen dengan 31 poin. Sedangkan Bhayangkara naik ke posisi 6 dengan 41 poin.



Berita ini telah tayang di Antaranews.com dengan judul: Pelatih Arema nilai timnya kalah karena wasit



Pewarta :
Editor: Satyagraha
COPYRIGHT © ANTARA 2026